Bagaimana Cara Lolos Tes interview Kerja dengan Mudah?

Pertanyaan macam ini sebenarnya tidak bisa dijawab dengan teori.

Why? Percuma baca kalau gak mau praktek.

Iya kan?

Kemampuan bicara adalah kemampuan motorik.

Artinya semakin sering berlatih akan semakin mudah kita membuat kalimat yang terstruktur.

Sering-seringlah bicara sendiri di depan cermin hehe.

Di bawah ini catatan pribadi saya dan tambahan dari penglaman orang lain tentang interview. Saya gak mengklaim ini yang benar, tapi saya tiga kali lolos interview di perusahaan Bonafid dan saya lulusan SMA.

Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kelemahan. Untuk kelebihan tentunya anda dapat sebutkan satu persatu kelebihan anda, itu point yang penting bagi seorang HRD untuk menerima anda sebagai karyawan!!

Tetapi apabila Anda diminta menyebutkan “kelemahan” , sebaiknya anda TIDAK MENJAWAB DENGAN POLOS karena saat interview anda TIDAK UBAHNYA SEBAGAI PENJUAL, masak penjual menjelekkan barang dagangannya???

Misalkan anda orangnya sakit-sakitaan…JANGAN DISEBUTKAN ITU, sampe Danau Toba berubah menjadi kebun Coklatpun tidak ada orang yang mau menerima pegawai yang sakit-sakitan.

Ataupun Anda orangnya pelupa, sekali lagi JANGAN PERNAH DISEBUTKAN kelemahan anda disaat interview. Lalu jawabnya gimana????

Bila ditanya kelemahan anda, jawab dengan suatu kelemahan yg POSITIF. Masih kagak ngerti juga??

Contoh kelemahan yg positif :

Misalkan ya:

– Saya kalau kerja tidak akan berhenti sampai masalah tuntas.

– Saya malas kalau ada kerjaan banyak makanya saya  tidak suka menunda pekerjaan agar pekerjaan tidak menumpuk

– Saya cepat pusing kalau melihat tempat berantakan, makanya saya Tidak bisa melihat sesuatu berantakan

– Saya suka ngobrol tapi kalau jam kerja saya Tidak suka ngerumpi

– Saya orangnya tidak terlalu suka teori tapi akan Bekerja sesuai dengan Prosedur

– Saya lebih suka kerja on time tapi jika diperlukan saya Bersedia kerja lembur

– Saya lebih suka di depan komputer tapi Bersedia keluar kota/kerja lapangan

– Saya orangnya introvet tapi Mau belajar dan kerjasama dengan karyawan lama

– Saya kerja mencari uang , tapi saya Tidak suka menerima gaji!!! ( he..he..he..just kidding!)

Jawablah sesuai dengan kepribadian anda ya. Saran saya jangan ngarang. Karena HRD sudah terbiasa menghadapi orang, mereka tau mana yang bener-bener jawaban, man yang asal jawab.

Jangan lupa, apabila anda interview…berpakaianlah yg rapi dan bersih, rambut tersisir rapi, kalo perlu pake sepatu mengkilat kayak botaknya pak Umar Bakri, parfum yg cool, kalau perlu pakai parfum segalon biar wanginya tahan lama cyin.. ^^

Ingat kesan awal di saat interview sangat menentukan hasil akhir. Semoga anda sukses dalam berkarir…..

Kalau sudah gajian tolong saya DIUTANGIN…#eh

Serba-Serbi Wawancara

Yang terutama adalah kesiapan mental:

Anda dahului dengan berdoa. Mohon penyertaan dan pimpinanNYA, jangan ragu dalam menjawab setiap pertanyaan, percaya diri tapi tidak berlebihan, selalu tersenyum dan tenang, dengan intonasi suara tidak terlalu pelan juga tidak terlalu keras (bisa dilatih di depan cermin).

Nah, makanya sering-seringlah bicara di depan cermin, agar pas hari H nya tidak terlalu grogi.

Kesiapan Fisik:

Dalam kondisi tidak sakit, pakai rok yang sopan (jangan mini) tergantung dimana Anda diinterview, bila bidang marketting anda bisa pakai celana panjang dan bleser yang sepadan. Pakai sepatu, jangan sendal. Sepatu gak harus kinclong kayak mobil marcedes Benz terbaru, yang penting bersih.

Penampilan Anda senyaman mungkin, sehingga tidak membingungkan cara duduk yang benar. Bingung dengan betulin rok mulu, betulin kerah, betulin lengan baju, betulin sepatu dsb.

Jangan dandan terlalu menor, ANDA bukan SPG motor atau mobil hehe… make up tipis kalau bisa warna tanah, yang penting wajah cerah bugar. Gak perlu pakai alis palsu, bedak tebal, parfum menyengat, sewajarnya ajah.

Naaah kesiapan menghadapi setiap pertanyaan:

Jangan sok tahu (walaupun Anda tahu), jawab setiap pertanyaan dengan jujur, lugas, tanpa berbelit-belit.

Kadang ada pertanyaan yang menjebak.

Misal, Anda sudah pernah join di perusahaan lain kadang Anda dipancing dengan nanyakan tentang perusahaan yang dulu, yang sifatnya rahasia…

contoh:

Dulu saat anda nego dengan customer A memberikan discount berapa?

Jawaban yang benar (sesuai kode etik): Menurut saya setiap perusahaan punya aturan sendiri dalam memberikan discount, dan tentu berbeda-beda. Maaf saya tidak bisa memberi tahu karena saya sudah keluar dari perusahaan tersebut.

Juga saat ditanya minta gaji berapa?

Bila Anda pernah kerja, dan interview ini dibidang yang sama, Anda sudah bisa mengukur kemampuanmu maka Anda bisa nego dengan mereka.

Tapi bila perusahaan ini tidak sama dengan perusahaan yang dulu, jawaban yang benar: sesuai dengan standart kerja perusahaan disini dan tidak kurang dari Upah Minimum.

Standar perusahaan disini?

Misalnya begini, di perusahaan ini, S1 pengalaman kerja, maka gaji sekian-sekian, ya sudah anda ikut peraturan perusahaan.

S1 baru lulus dan belum ada pengalaman, gajinya sekian-sekian, ya sudah anda ikuti perusahaan.

D3 pengalaman kerja, gajinya sekian-sekian, ya sudah anda ikuti aja aturan perusahaan.

Kecuali anda berani, saya kalau tidak digaji sekian-sekian maka saya akan mundur 😀

Juga pertanyaan hal-hal yang memancing masalah pribadi.. Jawab dengan singkat dan jelas.

Contoh: Anda punya pacar, kapan rencana mau menikah? jawab saja ada, belum sampai memikirkan tentang menikah (karena ada perusahaan yang punya aturan boleh menikah setelah 2th bekerja).

Jika hadapi pertanyaan: Jika Anda diterima di perusahaan ini, kemudian jatuh pailit /bangkrut, apakah yang Anda lakukan?

Jawab: Saya akan mengikuti apa saran HRD, saya tidak akan keluar, karena saya yakin perusahaan ini akan bertanggungjawab untuk memikirkan karyawannya.

Oiya jangan lupa, saat masuk ucapkan salam.. lalu jabat tangan mereka (yang interview) dengan hangat, agak sedikit ditekan, sebentar.

Setelah selesai interview…

Ucapkan: Senang bisa mengikuti wawancara ini. Sampai bertemu kembali diwawancara selanjutnya. (katakan itu saat berjabat tangan mau keluar ruangan). Mereka akan menilai bahwa kamu orangnya optimistik.

Oiya Anda harus pelajari perusahaan tersebut bergerak dibidang apa, paling tidak tanya pada yang tahu atau googling. Sekarang banyak perusahaan yang sudah memiliki website, jadi anda bisa pelajari tuh website, sehingga pas wawancara tidak terlalu canggung

Eeeiya… cara duduk, punggung yang tegap yaaa.

Jangan sekali-kali menunduk, tatap mata mereka dengan lembut. Juga tangan jangan diletakkan di meja… tapi di paha.

 

N.B

Sebenarnya, kalau mau dicermati, gak ada trik-trik khusus atau metode-metode yang akan berhasil buat semua orang.

Kalau kita kembalikan kepada fakta individual differences, maka boleh dibilang teknik yang sukses buat seseorang, belum tentu akan memberikan dampak yang sama kepada orang lain. Bisa jadi gagal, atau justru malah membawa kesuksesan luar biasa buat yang lainnya.

Untuk pertanyaan ini, mungkin intisari yang paling tepat adalah menjadi diri sendiri. Mengenali diri sendiri secara baik juga akan menjadikan kita siap, terutama dalam menjawab pertanyaan apa plus minus kita.

Satu hal perlu diingat, kita harus benar-benar cermat ketika menjawab ini. Jangan menjawab nilai plus kita seolah-olah kita adalah orang paling sempurna didunia ini, dan jangan menjawab kekurangan kita seolah-olah kita tidak berhak untuk posisi jabatan yang ditawarkan.

Coba gali dan kenali apa yang benar-benar menjadi kelebihan anda. Pastikan bahwa kelebihan itu sudah anda kenali dengan baik dan bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga pada akhirnya bisa diaplikasikan pada pekerjaan anda.

Itu namanya selling point. Gak perlu banyak-banyak. Satu atau dua rasanya cukup, yang penting bagaimana hal tersebut mampu menempatkan kita dalam posisi bargaining yang baik.

Kenali pula kelemahan kita, sehingga kita tahu, harus diapakan kelemahan kita tersebut. Ciptakan kesan bahwa anda tau sampai sejauh mana keterbatasan anda, dan bagaimana anda mengatasinya. ini akan menimbulkan kesan bahwa anda adalah orang yang, lagi-lagi, punya bargaining point dengan menimbulkan kesan bahwa anda mampu menghandle masalah secara baik.

Lagi-lagi, ini hanyalah sebuah wacana. Cari jalan yang paling cocok dengan diri anda. Untuk lolos interview dengan mudah sebenarnya secara umum dapat kita bilang hanya dengan menjadi diri sendiri, percaya diri, melengkapi diri dengan informasi yang cukup tentang pekerjaan dan perusahaan ybs, cermat dan cerdik dalam memilih jawaban, dan jangan lupa banyak-banyak berdoa supaya diberi kemudahan.

Percaya deh, banyak aspek subyektif yang bisa dijadikan dasar penilaian oleh seorang pewawancara (interviewer). jadi jangan lupa, kadang-kadang faktor luck bisa menjadikan seseorang sukses atau tidak dalam proses interview.

N.B.B

Mendapatkan pekerjaan yang diimpikan adalah keinginan semua orang. Namun, ntuk mendapatkannya tak semudah membalik telapak tangan .

Persaingan kerja semakin hari semakin tinggi dan membuat peluang mendapatkan pekerjaan impian semakin menipis.

Setiap tahun Ratusan Sarjana baru berebut untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka impikan

Namun, banyak dari mereka yang akhirnya menganggur karena tidak diterima oleh perusahaan yang mereka tuju.

Banyak faktor, yang mempengaruhi kenapa lulusan sarjana banyak yang tidak diterima di perusahaan.

Salah satunya, mereka gagal pada saat melakukan Interview Kerja.

Yups, benar sekali . .

Mungkin Anda pernah mengalaminya ?

Sudah melakukan persiapan sebaik mungkin, Namun tetap gagal pada saat interview/ wawancara kerja.

Kini telah hadir untuk Anda,

KLIK Panduan Lolos interview Kerja

Comments

comments

Silahkan Berpendapat Guys,,,