Apakah Jawaban Ketika Ditanya Kelemahan Diri Saat Wawancara?

Apakah Jawaban Ketika Ditanya Kelemahan Diri Saat Wawancara

Panduan Lolos Interviews.
KLIK gambar untuk info lebih lanjut!!

Saat Interview/wawancara biasanya ada pertanyaan tentang : Kelemahan Diri Anda!

Saya heran kenapa sih harus ada pertanyaan seperti ini. Jujur saya udah sering interview di berbagai perusahaan. Pastik nemuin pertanyaan seperti in.

Kalau orang yang tidak pernah mencari tau kelemahan diri, biasanya akan shock dan gak siap mendengar pertanyaan  seperti ini hehe.

Biasanya ini dialami oleh  lulusan baru dan mereka tidak pernah belajar cara interview baik bertanya maupun googling.

Lalu jawaban apa yang pas terhadap pertanyaan momok sperti ini? Apakah/sebutkan/kamu tau kelemahan anda??

Ya berhubung setiap orang berbeda-beda, tentu  setiap orang akan menjawab dengan cara berbeda pula.

Saran saya Jawablah dengan jujur, katakan apa adanya mengenai kelemahan yang Anda miliki. Kuncinya di sini sebenarnya. Jawablah dengan jujur, jangan plin plan, ngaku-ngaku, dan sok sempurna.

Panduan Lolos Interview/Wawancara klik http://solehlutiana.com/?wplinkshield=/lolos-interview/

Wong ditanya apa kelemahan anda? Jawabnya malah saya punya banyak kelemahan, tapi saya akan bekerja dengan baik.

Lha iya kelemahan anda itu apa?? Jawab aja secara spesifik. Saya orangnya mudah ngantuk pak, saya orangnya suka ngulur-ngulur waktu pak, saya orangnya malas lembur pak, saya lemah di komunikasi pak, saya tidak PD tampil di depan pak.

Memang jelek ya kalau ngaku apa adanya? Owh tidak, itu bagus, selama itu benar. Akan tetapi kita harus mempunyai jawaban yang pas untuk menutupi kelemahan kita.

Saya orangnya gampang ngantuk pak, makanya saya kalau malam berangkat tidur lebih awal, tidak pernah bergadang, dan sebisa mungkin tidak lembur sampai larut malam.

Perlu ditekankan/dijelaskan kepada pihak pewawancara bahwa Anda dapat dan akan selalu berusaha untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Saya  orangnya gak terlalu mahir office pak, tapi saya di rumah ada laptop/komputer dan membeli beberapa buku tentang office untuk dipelajari sendiri.

Saya orangnya gampang emosi, tapi saya punya terapi untuk diri sendiri agar rasa emosi epat reda, yaitu dengan selalu istighfar dan membaca sholawat.

Dalam proses wawancara sebenarnya lebih ditekankan pada pengamatan attitude seseorang, sehingga tidak merupakan suatu masalah jika Anda memiliki kelemahan selama Anda mau dan memiliki tekad untuk belajar memperbaiki kekuarangan/kelemahan yang Anda miliki.

Kata Sosro :

“Apapun jenis pekerjaan Anda, Teh Botol minumannya.” Hehe

Saya udah belasan kali wawancara, dari pengalamanku, waktu ditanya kelemahan, jawablah jujur apa kelemahan kita.

TAPI langsung timpali, (timpali itu bahasa apa yak) bahwa kita sedang dalam proses untuk mengatasi kelemahan kita.

Contoh:  saya kurang percaya diri bila bicara dengan orang baru kenal, tapi saya saat ini sedang dalam proses mengatasi hal ini, karena saya terus berusaha bertemu orang baru dan mencoba terus belajar percaya diri, saya percaya akhirnya saya tidak akan lagi alami kelemahan ini.

Maaf ya nulisnya tidak runut. Sengaja, agar otak kanan kita berkembang 😃

Apakah kelemahan anda?? Sebenarnya ini pertanyaan yang paling saya suka. Karena dimana ada kelemahan disitu ada kekuatan, Contohnya::

– Saya orangnya tidak sabaran, jadi kalau ada kerjaan harus cepat selesai!

– Saya kurang teliti sehingga saya harus fokus dalam bekerja

– Saya kurang bisa bekerja sendiri, jadi saya membentuk teamwork.

Ini hanya contoh lho ya, jangan ditiru kalau memang bukan kelemahan anda.

Intinya Anda harus memberikan jalan keluar atas kelemahan Anda, sehingga pewawancara melihatnya dengan imbang.

Intinya ada kelemahan, ada perbaikan diri.

Hampir semua perusahaan menginginkan tipe karyawan yg mendekati sempurna, nyaris tanpa cacat, termasuk tidak ingin merekrut karyawan yang banyak kelemahannya.

Jadi kalo kamu emang punya banyak kelemahan, jangan naif membeberkan semua bahkan mendramatisir kelemahanmu, itu curhat namanya.

Sebutkan saja degan jujur tapi tidak berlebihan dalam membeberkan kelemahanmu yang kira-kira akan sering dipergunakan dalam menjalankan job kamu nanti, dibarengi degan mengutarakan pengalamanmu untuk secara sungguh-sungguh memperbaiki/mengurangi kelemahan tersebut.

Ini penting kalo2 pimpinanmu nanti melihat kerjamu (kalo sudah diterima), dan melihat kelemahanmu tsb, beliau tentu tidak kaget lagi malah akan memberikan support. Daripada menutupi kelemahanmu dan malah berbohong/omong kosong, suatu saat akan dinilai tidak jujur, akan lebih negatif akibatnya.

Satu hal lagi yang sama pentingnya, zaman sekarang lebih banyak perusahaan yang mencari karyawan JUJUR degan cukup satu keahlian saja, daripada mendapat karyawan degan skillfull tinggi tapi rendah ahlaknya alias TIDAK JUJUR.

Anda harus tahu dulu posisi yang ditawarkan buat anda dan requirementnya apa. Nah, sampein aja kelemahan yang gak berhubungan ama requirement tsb, sedangkan yg berhubungan gak usah disampein.

Contoh, kalo anda ngelamar jadi sales yang harus supel, jangan ngomong kelemahan elo adalah pemalu dan gak PD. Anda bisa bisa bilang kalo anda orangnya suka kurang teliti ato kurang memperhatikan detail.

Hehe saya kadang pakai kamu kadang pakai anda. Ya wes lah tangannya pengen ngetik gitu, mau gimana lagi? Yang penting pesannya sampai

Kelemahan atau kekurangan adalah sifat manusia, sedangkan kebaikan adalah mutlak sifat Tuhan. ironisnya manusia kadang tidak menyadari kelemahannya dan sebagai makluk Tuhan yang beriman, jika terdpt kelemahan pada diri kita, kita wajib berupaya untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

Anda punya nyali untuk menjawab seperti ini?::

Ini adalah jawaban klise dan banyak di bahas di panduan interview, kemungkinan besar para HRD tau dengan jawaban macam ini hehe,….

Saya orangnya perfeksionis. Saya benci banget dengan sifat saya ini. Bikin saya jadi terobsesi dan gak baik buat kesehatan karena saya sering memforsir badan saya untuk mengerjakan sesuatu sampai taraf standart perfect yang saya tentukan dan gak bakal berhenti sebelum itu tercapai.

Lebay banget kan? Tapi kalau anda mau pakai sik gak apa-apa, asal itu sesuai dengan anda.

Baca juga panduan lolos interview. Siapa tau ini rezeki anda

http://solehlutiana.com/lolosinterview/

 

Comments

comments

Silahkan Berpendapat Guys,,,