Apa Persamaan antara Richard Branson, Donald Trump, dan Walt Disney?

Apa Persamaan antara Richard Branson, Donald Trump, dan Walt Disney?

Apa Persamaan antara Richard Branson, Donald Trump, dan Walt Disney
Disneyland awalnya adalah sebuah mimpi. Mimpi dari seorang yang hanya punya keahlian coret-coret buku sekolah

Enggg….Inggg….Engggg…
Bentar yak, aye mau baca pusii dulu. Ehem ehem…Uhuk uhuk.
===
Pagi itu selalu indah, karena penuh dengan harapan.
Siang itu selalu indah, karena dipenuhi cahaya.
Malam itu selalu indah, karena rahasia angkasa diperlihatkan.
Hari-hari itu selallu indah bila dipenuhi dengan syukur.
===
Udah segitu dulu yak, ntar kalau banyak-banyak aye takut ente jadi naksir ane. Sorry ya..aye udeh banyak yang naksir, hiks.

Sebenarnya, ini adalah persamaan dasar antara Richard Branson, Donald Trump, dan Walt Disney , yaitu syukur (gratitude).

Udeh satu doang? Iyak betul gan.
Jiah…hhh. Tapi baiklah berhubung aye hari ini lagi baik hati, tidak sombong, handsome, rajin menabung, dan berbakti kepada orang tua, maka dari itu aye mau kasih bonus deh.

Simak bonusnya yak…silahkan gelar karpet dulu, nyeduh kopi atau siapin cemilan, cepuluh, cebelas #eh

Apa persamaan Richard Branson, Donald Trump, dan Walt Disney?

1. Mereka memiliki mimpi yang besar.
– Sir Richard Branson ketika masih usia 20-an sudah punya mimpi memiliki pulau sendiri.
– Donald Trump mimpi punya gedung terbesar di New York City
– Walt Disney mimpi punya Disneyland

Apa mimpimu?
Pasti gak punya, iya kan? Ketebak sih dari cara bacanya. Herman deh, wong mimpi gratis kok pada gak mau bermimpi.
Ah, hidup ini cuma sekali, ngapain sih mikirin yang aneh-aneh. Justru cuma sekali itu makanye ente kudu punya mimpi gan.  Kalau gak ada greget, ya hidup cuma gitu-gitu aja. Kayak air yang ngalir. Kalau ngalirnya ke got, gimana gan? Mau hidup di got? hehe

2. Mereka tahu “How to Have Fun!
– Motto Richard Branson adalah “I work hard as much as I play hard.” Saya bekerja sebanyak saya berpesta.
– Walt Disney menciptakan tempat paling bahagia di dunia.
– Donald Trump. Sementara belum ada data yang masuk gan hehe. Aku nya juga lagi gak mood gugling hiks. Maap yah..

3. Realist Optimist.
Kebanyakan kita banyak mendengar cerita sukses, bukan cerita gagal. Padahal kalau tahu banyak tentang Branson, Trump, dan Disney, banyak sekali juga cerita-cerita kegagalannya maupun tantangan-tantangannya. Tetapi, apa yang membedakan mereka dari yang lainnya?

Kalau kata Trump:

“Belajar untuk memanaj pikiran Anda. Jangan pernah membiarkan situasi mengarahkan Anda ke pikiran negatif. Kadang Anda akan gagal, tetapi Anda akan belajar untuk kesempatan berikutnya.”

“Ketika pikiran negatif datang. Bunuh langsung! Ganti dengan pikiran positif. Ini butuh energi, tetapi hasilnya adalah stamina – stamina positif, yang menjadi kunci utama untuk sukses!”

4. Fokus kepada proses dan bukan hasil akhir.
Tahu apa yang Richard Branson lakukan setiap harinya? Membuat daftar. Daftar apa?
Daftar apa sih yang akan dilakukan sekarang, besok, besoknya…..
Semacam target gan. Mereka hanya ingin melalui proses dengan mudah, dan menyenangkan.
Hasil akhir mah jangan terlalu dipikirin. Lagian kan kita gak tau hasil akhirnya ntar gimana.

Yang tau hasil akhirnya gimana, hanya Tuhan gan. Makanya lakukan yang terbaik, agar hasilnya juga terbaik menurut Tuhan. Kok menurut Tuhan? Iya lah, manusia adalah lemah, tidak akan bisa menolak kehendak Tuhan. Tapi Tuhan tau apa yang terbaik buat hamba-Nya. Ituh!!!

 

error: Heloo gak bisa di copas keles hehe
%d blogger menyukai ini: