Apa yang Sebaiknya Dilakukan pada Malam Tahun Baru. Misalnya Ingin Menghindar dari Pesta Pora yang Sia-Sia dan Menghamburkan Uang?

Apa yang Sebaiknya Dilakukan pada Malam Tahun Baru. Misalnya Ingin Menghindar dari Pesta Pora yang Sia-Sia dan Menghambur UangSekilas Tentang Resolusi..

OM TELOLET OM..

Biasanya tahun baru identik dengan resolusi. Wuihh..gaya, resolusi gue tahun baru adalah mau ini, mau itu, pengen ini, pengen itu, pokoknya harus begini, begitu…

Setelah tahun baru lewat seminggu atau sebulan..OM TELOLET OM…udah pada lupa dengan resolusi-resolusi tersebut.

Kenapa begitu cepat melupakan resolusi? ya karena cuma ikut-ikutan. Semua hal yang ikut-ikutan biasanya memang gak awet.

Lain halnya kalau resolusi-resolusi tersebut bener-bener dari hati, karena terdesak faktor ekonomi atau tertimpa musibah misalnya, nah resolusi itu akan awet.

Contoh kecilnya begini, saya kuliah harus bener, rajin, agar setelah lulus langsung dapat kerja, kasihan orang tua yang membiayai kuliah sampai pontang panting, dan adik-adik juga masih membutuhkan biaya buat sekolah.

Contoh lagi, sekarang usaha lagi bangkrut, akhirnya punya resolusi bangkit dan membangun usaha kembali, demi orang-orang yang dicintai.

Biasanya kalau resolusi dari hati, seperti contoh di atas akan langgeng, akan diperjuangkan bener-bener. Kenapa? Simple aja, karena gak ikut-ikutan dan mereka tau apa yang akan dilkakukan.

Resolusi tahun baru?? Berapa banyak yang berhasil mewujudkannya?

Kalau saya tahun baru atau bukan , tidak ada bedanya. Bedanya hanya ganti kalender di diinding hehe.

Semaleman merayain tahun baru, sampai larut malam. Terus bangunnya siang, udah pasti subuh lewat. Itu aja udah rugi banget lho..

Emang kalau tahuh baru harus dirayain ya? gunanya apa? hehe..

Pas tahun baru kan libur, bagus tuh buat silaturahmi, menata ulang hidup, dan seabrek kegiatan positif lainnya..sayangi uang anda untuk membakar petasan dan beli terompet ๐Ÿ˜€

Inti Tahun Baru : Hanya ganti tanggal saja !

Bagi masyarakat pada umumnya, merayakan tahun baru merupakan “ritual wajib” yang harus dirayakan. Tak perduli kantong lagi kosong, sebisa mungkin berpesta di malam tahun baru harus dilaksanakan.

Iklan-iklan acara menjelang pergantian tahunpun kini sudah marak dimana-mana, baik di iklan radio, baligo, televisi dan media cetak.

Mulai dari hotel, club malam, arena wisata, cottage, restoran,ย  tempat karaoke semua menawarkan program “Happy New Year”. Paket harganyapun, mulai dari yang termurah sampai yang puluhan juta rupiah.

Namun sungguh bijak, seandainya merayakan tahun baru dirayakan secara sederhana saja, tidak usah hura-hura.

Ini untuk menghemat pengeluaran. Karena sesungguhnya, perubahan setelah tahun baru adalah hanya tanggal tahunnya saja.

Rekomendasi

Saya pribadi bukan orang yang suka dengan keramaian apalagi dengan kemacetan. Namun, jika anda berencana untuk sekedar kumpul, ngobrol, makan bersama keluarga, teman teman dekat, atau teman spesial, sepertinya itu bukan ide yang buruk.

Namun, jika anda lebih ingin melewati malam tahun baru ini dengan sendiri, sebaiknya anda menghabiskan malam dengan melakukan hobi atau hal hal kesukaan anda. Semisal menonton film, membaca, atau streaming tayangan favorit anda.

Dan yang sangat saya rekomendasikan, kepada anda dan para pembaca, adalah membuat sedikit coretan pena tentang tahun 2016 dan tahun 2017.

Ada baiknya anda kilas balik tentang tahun 2016, apa saja yang sudah anda lewatkan dan jalani, peristiwa penting apa yang terjadi, kesalahan dan kesuksesan apa yang telah anda capai, apa yang belum atau tidak tercapai, semua bisa anda tuliskan dengan jujur kepada diri sendiri, sehingga anda bisa membuat kesimpulan dan mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari tahun 2016 yang telah terlewati.

Kejujuran anda itu akan sangat berpengaruh akan rencana tahun 2017 akan anda buat berikutnya. Cobalah membuat rencana anda ditahun depan, dan jalan untuk bisa melaksanakan rencana itu.

Dengan begitu anda akan bisa mempersiapkan diri anda, baik moril maupun materi. Diharapkan anda bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tahun depan, lebih baik lagi untuk diri sendiri maupun orang orang disekeliling anda.

Excuse saja, kasus saya, akhir tahun biasa deadline menumpuk dan emang di desain juga agar sibuk. Enjoy hari libur-nya saja, saya tidak pernah merayakan tahun baru dengan selebrasi, tidak ada kebiasaan tersebut di keluarga kami, dan orang orang terdekat kami, tidak juga dibiasakan, jadi sama saja dengan hari biasa

Tapi kalau libur biasa rumah rame dengan ponakans, paling sibuk urus mereka, itu saja udah bikin nyenyak banged tidur, lalu ajak pletons, biasa mereka minta diajak jalan jalan pagi-nya gitu gitu aja.

Cuma kadang sulit juga istirahat karena diluar meriah banged jeddrub jeddrub petasan, lagu lagu, klakson dan perayaan macam macam, kalau sudah seperti itu paling sholat malam, ngelembur, dulu dulu masih rajin sewa dvd, sekarang udah jarang banged, trus apalagi ya, doa doa aja, wiridan, paling seperti itu.

Lebih baik melakukan hal hal yang bermanfaat, daripada melakukan hal hal yang termasuk dalam kategori menyia nyiakan waktu dan termasuk dalam perbuatan yang lebih banyak mendatangkan kerugian jika berpesta tahun baruan.

Saudara-saudara kita sesama muslim di Allepo saja harus terus berjuang disana, masa muslim disini mau seneng-seneng tanpa ingat kejadian di Allepo. Kan muslim satu dan lainnya ibarat satu tubuh , satu bangunan.

Yah mending dimanfaatkan untuk perbanyak istighfar dan perbaiki diri.

Semoga tidak ada yang ngamuk-ngamuk di komentar ๐Ÿ˜€

error: Heloo gak bisa di copas keles hehe
%d blogger menyukai ini: