Apakah Sakit Kanker Bisa Sembuh? Kanker Tulang Bisa Sembuh dengan Ruqyah

Mimin akan postingkan sebuah kisah nyata tentang sembuh dari kanker. Apakah Sakit Kanker Bisa Sembuh? Setiap penyakit ada obatnya, tentu saja penyakit apapun ada obatnya, ada jalannya.

Kisah sembuh dari kanker (tulang) ini sayang jika dilewatkan. Ini kisah nyata, bukan ngarang-ngarang soalnya. Dan saya sudah ijin buat posting di blog sama penulisnya meski hanya lewat komentar.

Lagian sama penulisnya tulisan ini suruh menyebarkan, saya hanya mengedit tulisan-tulisan yang disingkat-singkat menjadi kata utuh. Agar lebih enak di baca.

Kalau di facebook doang, takutnya tulisan ini lambat laun akan hilang, sayangkan? Makanya saya posting di blog, biar awet, Insya Allah tulisan bermutu ini akan sangat bermanfaat bagi banyak orang.

Langsung aja ke TKP gan..

Maa syaa Allah…. mewek bacanya…

*”Ya Allah…sakit sekali…linu sekali…rasanya tidak ada rasa sakit seperti yang ku rasakan”*

Oleh : Ust. Abu Zaky Dwi Istanto

Seseorang menghubungi saya dan meminta saya utk meruqyah seorang santri penghafal Alqur’an di sebuah lembaga pendidikan Tahfidz Qur’an di Pondok Gede. Dengan keluhan kanker tulang. Diagnosa di keluarkan oleh sebuah rumah sakit ternama

Segera saya datang ke pesantren tersebut. Saya mundurkan semua janji yang sudah buat,  karena ada penghafal qur’an yang sedang sakit. Untuk saya penghafal Qur’an adalah prioritas utama, karena Saya paling tidak tega melihat ada orang yg terhambat dalam menghafal ayat2 suci Allah, karena penyakit atau kebutuhan hidup yang lainnya.

In syaa Allah akan saya bela-belain untuk datang dan membantu santri tersebut, dimana saja, sekemampuan saya.

Setelah saya bertemu, benar saja, anak itu terkapar di kamarnya, tidak dapat bangun dan hanya menahan sakit linu yang tidak tertahankan pada tulangnya.

Dalam hati saya berkata, “Ya Allah berat sekali ujian keimanan anak ini, di saat anak seusiamu sedang memburu sekolah menengah atas yg paling bonafit, tapi engkau wakafkan jiwa dan ragamu utk menghafal Alqur’an. Dan sekarang engkau sedang terkapar karena Dzat Yang Maha Kuasa sedang menguji cintamu kepada Nya, agar benar-benar niatanmu dalam menghafal Alqur’an Lillahita’alaa semata”.

Tak terasa air mata ini menetes.

“Siapa nama kamu nak…berapa usiamu…darimana asal mu”, tanya saya.

“Ahmad Ustadz…15 tahun…saya dari desa terpencil di propinsi sumatra *****”, jawabnya.

“Apa yg kamu rasakan saat ini?”. Tanya saya

“Ustadz, linu sekali tulang-tulang persendian…linu sekali…linu-linu semua tulang saya…tolong bantu saya ustadz.” Ahmad menjawab sambil menahan rasa sakitnya.

“In syaa Allah nak, saya bimbing untuk ruqyah dan kita berdoa bersama agar Allah angkat semua penyakitmu. Karena bagi Allah mengangkat penyakit apapun sangat mudahnya”, kata saya.

“Ahmad, adakah kamu pernah teringat ucapan-ucapan orang-orang terdekat kamu atau siapapun yang suka memuji atau mengucapkan kata-kata yang tidak baik yang diutarakan ke dirimu”, tanya saya.

” Ada ustadz, yaitu ucapan kedua orang tua saya. Selama saya sekolah dan mendapatkan nilai rendah, mereka selalu mengucapkan ‘kamu anak tidak berguna, mau jadi apa kau dewasa nanti’..”. Kata ahmad

“Tapi ustadz saya menyadari, kalau perkataan mereka untuk kebaikan saya”, kata ahmad sambil sesekali meringis kesakitan.

“Ya Allah, sudah dekatkah datangnya kiamat, karena ternyata ada diantara hamba Mu yang tidak dapat mengontrol ucapannya, yang mereka tujukan kepada buah hati mereka, buah cinta pernikahan mereka, yang mereka anggap ucapannya sebagai motivasi, padahal itu adalah ‘ain yg terlontar kepada anaknya. Ya Allah, sadarkan orang tua Ahmad, beri hidayah Mu.” ucap saya dalam hati.

“Ahmad cita-citanya apa?” tanya saya.

Diapun menjawab ” Memberikan jubah untuk orang tua saya di saat semua manusia tidak berpakain, di padang mahsyar nanti”.

Allahu Akbar…Allahu Akbar

“Ya Allah mulia sekali cita-citamu nak, di balik kekerasan orang tuamu, engkau memiliki hati yang bersih dan tulus, kau abaikan perlakuan orang tuamu dan kau pertahankan pendirianmu utk mengejar cita-cita mu, menghafal Alqur’an meskipun harus jauh dari kampung halaman”. Ucap saya dalam hati.

“Ahmad saya akan membimbing kamu utk Tazkiyah, bisa ya”, tanya saya.

“In syaa Allah saya akan mengikuti ustadz”, jawabnya.

Sayapun memulai tahapan-tahapan tazkiyah untuk membersihkan sampah-sampah dalam hati kita, karena bila sampah ada dalam diri kita maka lalat pasti datang utk mengerumuni sampah itu.

Tahapan itu adalah

  1. Niat ikhlash karena Allah
  2. Bersyukur
  3. Bertaubat
  4. Menerima Taqdir Allah
  5. Memaafkan manusia

“Ahmad sayang sama orang tuanya?”. Tanya saya.

“Sayang sekali ustadz, bagiku orang tuaku adalah pelita hatiku. Orang tuaku adalah kehormatanku”, jawabnya

“Kalau gitu kita do’a sama-sama ya” kata saya.

“Ya Allah kami bersyukur atas nikmat yg Engkau berikan kpd kami, berupa:

Orang tua kami yg baik…orang tua yg telah berjuang dengan susah payahnya saat mengandung kami….orangtua yang telah berjuang dengan susah payahnya, saat melahirkan kami”

“Ya Allah ampunilah kedua orangtua kami…berikan kepada orang tua kami, khusnul khatimah….dan jangan engkau biarkan orang tua kami merasakan sakit ketika nyawanya terlepas dari tubuhnya.”

“Ya Allah, kami ridhai orangtua kami. Kami maafkan orangtua kami….seburuk apapun ucapan orangtua kami…seburuk apapun perlakuan mereka terhadap diri kami…Ya Allah hari ini kami maafkan….tidak ada keberatan dalam hati kami sedikitpun, utk memaafkan mereka, untuk meridhai mereka…kami ridhai ucapan dan perbuatan mereka…seberat apapun ucapan dan perbuatan mereka….kami maafkan.”.

“Ya Allah, jika hari ini masih ada dalam hati kami kebencian terhadap mereka…Ya Allah hari ini kami hilangkan kebencian itu…Ya Allah berikan kepada mereka Khusnul Khatimah”.

“Ya Allah dengan kebesaran Mu…dengan ke Agungan Mu, yg jiwa kami berada di tangan Mu… jika selama ini ada jin yg mengganggu kesehatan kami, menggangu kami dengan sakit tulang ini…Ya Allah kami mohon keluarkan mereka dari tubuh kami….keluarkan mereka dari tulang kami”.

“Wahai Jin yg ada di tulang kami. Silahkan keluar, dari tubuh kami…keluar dari raga kami…ukhruj ya ‘aduwallah”.

Kemudian membacakan ayat-ayat Ruqyah:

  1. Alfathihah
  2. Al Ikhlash
  3. Al Falaq
  4. Annas
  5. Ayat Kursiy
  6. Al Mulk 1-5

Alhamdulillah Ahmad pun reaksi dengan muntah-muntah dahsyat.

Doa tadi kami ulang-ulang…dan Ahmad mengikuti dengan penuh penghayatan.

Setelah reaksi muntahnya selesai, ahmad merasakan ada sesuatu yang lepas dari dirinya. Dan Alhamdulillah dia sudah tidak merasakan linu-linu lagi.

Dia pun mencoba untuk bangkit dan bediri. Seraya mengucapkan ” Alhamdulillah” berulang-ulang. Dan diapun bediri serta berjalan kembali seperti sediakala.

Rasa haru dan bahagia terbersit di wajah ahmad dan kawan-kawannnya. Yang ternyata mulai dari awal hingga akhir proses ruqyah ahmad di temani oleh kawan-kawannya sesama penghafal Qur’an, untuk memberikannya dukungan.

Kanker adalah makhluq Allah yang dapat bekerja pada siapa saja. Jika kita meminta kpd Allah agar sel kanker lepas dari diri kita. Maka in syaa Allah dengan mudahnya akan di hilangkan semua sakit kanker jenis apapun. Asalkan dalam meminta, kita sungguh-sungguh dan tidak ada satupun yg dapat menahan do’a. Salah satu yg menahan doa adalah sampah di hati kita.

Terakhir saya meminta ahmad utk memeriksakan kembali penyakit kanker tulangnya, ke rumah sakit yang menyatakan dia sakit kanker untuk pertama kalinya, agar dapat di ketahui hasil akhirnya.

Bagi ahmad dengan dapat berdiri kembali dan dapat berjalan adalah karunia terbesar dari Allah karena dengan nikmat itu dia dapat kembali ke masjid utk Sholat dan menghafal Alqur’an lagi. Sungguh sebuah pengharapan yang sangat sederhana sekali.

Alhamdulillah Allah sembuhkan ahmad dengan kesembuhan yg sempurna. Seperti sediakala.

Nasihat untuk saya peribadi dan kepada saudaraku semua, mari kita melangkahkan kaki kita ke masjid selagi masih bisa. Jika saat kita masih mampu tapi tidak melangkahkan kaki ke masjid, pasti suatu saat kita akan di gotong ke masjid.

Wassalamu’alaikum warahmatullohi wabarakatuh

*Ruqyah Tazkiyah Indonesia*

Perum Koperindag Blok C.21 Tahap 1, Rt 04/16 Desa Sumberjaya Tambun Selatan Bekasi

081389837416

Silahkan untuk membagikan kisah ini, semoga ada pahala yang mengalir pada setiap kebaikan yang di sebarkan.