Bagaimana Cara Agar Percaya Diri (PD) dalam Presentasi?

Bagaimana Cara Agar Percaya Diri PD dalam PresentasiHai aku Carla, siswa di sebuah Sekolah Menengah tingkat akhir di kawasan Jakarta. Jakarta mana? Ada dwehh pokonya, ih kepo banget deh hihi..

Seminggu lagi aku ada presentasi. Duh makanan apa ini, seumur-umur aku belum pernah yang namanya presentasi.

Hadeuuhh berdiri di depan kelas sambil menerangkan materi-materi.

Lha, boro-boro membawakan presentasi, wong berdiri di depan kelas aja rasanya udah mau pingsan.

Gimane caranya ye…duh..
Otak ku bekerja keras..jreng jreng..Pergi ke Tante Gugle lah aku. Nyari-nyari pegimane caranye supaya Percaya Diri presentasi.
Sebenarnya ya aku lumayan PD, tapi kalau untuk berbicara atau presentasi di depan umum pan baru sekarang, jadi manusiawi keles kalau ada perasaan tidak percaya diri hehe (Ngeles Profesional)

Ow..Ternyata kudu menguasai materi presentasi dulu. Ya juga sih, modal PD doang kalau gak menguasai materi, mau ngapain coba?

Menguasai materi dan sedikit Percaya Diri, lama-lama juga akan Percaya Diri. Hmm masuk akal yak..

Yo wes lah..selama seminggu persiapan materinya dipolin. Dipolin? Bahasa apa ini ya? Hmm maksudnya di maksimalkan. Kata Tante Gugle, kuasai materi yang fokus. Artinya materinya jangan ngalor ngidul.

Kalau presentasi tentang: Manfaat Jamu Tradisional bagi kesehatan, ya udah fokus ke situ. Pertama-tama mungkin Apa saja sih jamu tradisional itu, terus lanjut Cara membuat jamu tradisional, dan yang terakhir Manfaat Jamu Tradisional. Nah, yang terakhir ini dibawakan agak lama. Karena emang fokusnya disitu.

Presentasinya tentang Manfaat Jamu Tradisional Bagi Kesehatan, tapi yang diomongin Efek dari Obat Kuat, Budidaya Tanaman Obat, Manfaat Pil KB.. ya gak nyambung lah, dan tentu saja membuat Audiens bingung.

Owh iya ya, dengan fokus malah presentasi akan cepat kelar dan apa yang dipresentasikan akan nyampe. Lagian kalau ada audiens yang nanya-nanya kita tidak akan kelabakan.

Terus selanjutnya apa?

Kata Guru akuh. Laptopnya udah disiapin sama sekolah, kite tinggal bawa flasdisk yang berisi bahan-bahan presentasi aja. Terserah mau flasdisk atau DVD atau kartu memory, yang penting berisi materi presentasi.

Jangan sampai pas hari H-nya materi ketinggalan di rumah, bakalan kalang kabut entar.

Intinya: Persiapkan peralatan tempurnya sebaik mungkin. Yo wes lah..daripada entar kelabakan sendiri, aku siapin nih flasdisk. Ini semua demi kamu..iya kamyu..

Terus Apalagi?

Masa Cuma itu doang. Kayaknya ada yang kurang deh..

Tanya-tanya lagi sama tante Gugle. Taraaaaaaaa, Nah ini: siapkan kesehatan Anda. Eh iya juga ya, jangan sampai sibuk banting tulang persiapan materi presentrasi, tapi lupa dengan kesehatan. Tiap malam begadang, bolak-balik di depan komputer, eh pas hari H-nya tepar.

Lagian aku juga tidak mau pas hari H-nya kelihatan kusut, mata keriput, kucel dan wajah layu kayak kurang vitamin hihi. Karena kecapekan aku juga tidak mau donk, tidak konsentrasi.

Makanya Harus pandai-panda atur waktu, mana yang paling prioritas itu yang harus di fokuskan dulu.
Terus kata Tante Gugle: lakukan latihan di depan kaca sehingga anda tau expresi wajah anda ketika saat anda mempresentasikan.

Kayak orang gila donk bicara sendiri di depan cermin?

Eh, orang gila gak ada yang bicara di depan cermin ya, kalau bicara sendiri banyak. Dan orang gila sering senyam-seyum sendiri, kamu contohnya. Kok tau? Tau lah dari tadi pan kamu senyam senyum sendiri baca tulisan ini hehe..

Baiklah, aku paksakan bicara presentasi di depan cermin, awalnya sih rada aneh. Aneh aja gitu, bicara sama diri sendiri, menatap wajah sendiri. Huh..kayak lihat penampakan apa gitu..

Atur mimik, atur suara, atur ekspresi, mencoba membawakan materi presentasi seolah-olah di depan sana adalah sekumpulan audiens. Mengatur gaya bicara, mengatur gerak tangan, mengatur tatapan mata..Arghhhhhhh serasa mau pingsan.

Emang aku akui, latihan ini memberi efek yang luar biasa. Kalau Cuma baca kan gak nendang ya. Tapi kalau bicara di depan cermin gitu rasa-rasanya nampol banget. Seolah-olah presentasi di depan ka’bah, eh kok ka’bah sih di depan para pemirsah. Duh ini jempol ngetiknya pakai speed berapa kali, keseleo mulu 😀

Terus dapat Tips juga, Tips ini aku peroleh dari tulisan cakar ayam milik teman.

Usahakan suara anda lantang sehingga semua yang ada dalam ruangan dapat mendengar dengan baik apa yang anda presentasikan itu. 

Lantang? Alamakkk, suara akuh cempreng tingkat kecamatan. Kalau lantang, takutnya para pemirsah pada kabur terbirit-birit.

Ya udah, belajar cara suara lantang yang aduhai. Yang penting kan seisi kelas mendengar. Lantangnya kan gak harus semua sekolah mendengar. Kalau gitu mah pakai TOA aja kali..

Ada lagi tips beginian:

Kuasai semua ruangan, semua mata yang tertuju kepada anda sehingga anda tidak gugup saat mempresentasikan.

Menguasai Ruangan? Kalau bahasa dewan juri acara idol-idolan mungkin kayak semacam menguasai panggung kali ya..

Baiklah belajar menatap ke depan. Jangan merunduk waktu presentasi. Ntar dikira lagi mengheningkan cipta. Atau malah dikira lagi nyari recehan yang jatuh..duh.

Tips yang terakhir:

Anda harus yakin bahwa anda bisa mempresentasikannya besok. Jangan lupa berdoa sebelum memulai segala sesuatunya.

Ya, semua persiapan udeh OK, tapi gak yakin? Mending nyemplung sumur aja deh. Gimana enggak coba, Udah babak-belur nyiapin materi, udah ngomong sama cermin, tapi gak yakin pas mau tampil? Ya elah itu kan tinggal selangkah lagi.

Harus yakin, dan berdoa. Yang penting sudah ikhtiar. Perkara gimana nanti hasilnya, semua akuh serahkan kepada pemirsah sebangsa dan setanah air.

Akhirnya..pas hari H-nya, penampilankuh lumayan kata guru. Teman-teman juga antusias. Apalagi aku emang rada punya sisi humor, jadi presentasi kayak stand up comedy 😀

Jadi gimana agar Percaya Diri pas Presentasi? Ya ikuti aja cara-cara di atas. Silahkan fokus pada kata-kata yang dicetak tebal.

Tiap orang beda-beda ya, tapi secara umum ya gitu. Silahkan dikembangkan sendiri hehe.

Semoga sukses.

error: Heloo gak bisa di copas keles hehe