Cara Menghilangkan Rasa Emosi yang Berlebihan

Cara Menghilangkan Rasa Emosi yang Berlebihan

cara menghilangkan rasa emosi yang berlebihan
Emosi merupakan ekspresi yang wajar dimiliki oleh setiap manusia, bahkan manusia baru dikatakan hidup secara psikis bila menunjukkan ekspresi emosi seperti gembira, senang, takut, malu, khawatir, gelisah, marah dan lain sebagainya

Temukan Cara Menghilangkan, mengatasi, dan mengendalikan Rasa Emosi yang Berlebihan. Solusi cara mengatasi emosi rasa marah yang berlebihan dari para pakar.

Tulisan ini sangat panjang kak, siapkan kopi dan cemilan yang banyak Siapkan energy yang full, bukan setengah-setengah hehe.

Siapkan juga tisu, karena akan banyak air mata yang terurai, ciehhh.

Siapkan juga gelas, buat dibanting. Ya siapa tau, pas baca ini ikut emosi, kan lumayan tuh gelas bisa buat pelampiasan hehe.

Baca kisahnya baik-baik, Solusi yang kami tawarkan bisa diaplikasikan buat berbagai bidang emosi. Emang emosi ada bidang-bidangnya? Ada donk..makanya kakak sangat beruntung menemukan tulisan ini hihi.

Aku lagi kesel ni…kesel banget sama adik sendiri, dia ga ngapa-ngapain sih sebenarnya. Cuma sikapnya yang sering keterlaluan.

Di rumah, Kami menempati satu kamar, karena memang Cuma ada dua kamar, yang satu buat ortu, yang satu lagi buat aku dan adik saya. Kami sama-sama perempuan, dan aku diperlakukan seperti ga ada sama dia, atau kalau bahasa anak sekarang gak dianggep sama dia.

Tiap kali aku ajak ngomong ga pernah diajak serius…dengan alasan lagi blogging lah, lagi tweet laa lagi fb laa, sambil ketawa-ketawa dan cengar-cengir sendiri.

Aku bilang, “bentaaar ajaa…dengerin dong..kakak mau ngomong ni”
Trus dia bentak “kau gak liad yaa aku lagi ngapain?! lagi sibuk ini!!!”
Akkhirnya aku terdiam…Emosi masih terjaga walaupun sakit hati…

Setiap kali dia ajak aku ngomong, aku selalu ladenin walaupun yang gak penting sekalipun, tapi kalo giliran aku ngomong, dia terkadang ga respon sama sekali…
kalo aku ga ladenin dia ngomong, akunya yang ga enak…

Suatu hari, ada sesuatu yang ingin kuperlihatkan di Youtub, aku suruh dia buka, karena video ini menurut aku adalah video yang berhubungan dengan hoby dia…
jawabnya “ga ah! malas!”
– trus aku mulai emosi dan bilang “kamu bisa ga sekali-kali hargain aku ngomong?!”
– trus dia mulai bentak-bentak dan mencak-mencak gak karuan.

Aku sering merasa unwothy sebagai seorang kakak yang tidak di hargai, terkadang aku sampai meneteskan air mata… Tapi dia ga peduli dan trus blogging, tweet, fb an sama tmen-temennya bahkan sempat ketawa-tawa

Tiap kali aku putar laguku, dia suruh matikan karena berisik, padahal lagu dia lebih berisik karena model-model rock-rock scream gitu, akhirnya aku kecilkan. Ni anak setiap putar lagu selalu mengenakan headphone dengan volume max bahkan bisa didengar oleh telingaku!

Terus dia belakangan ini sering keluar rumah sama temen-temennya dan meninggalkan tanggung jawabnya terhadap hewan peliharaannya, yang dulunya pas beli mohon-mohon sama mama dengan syarat dia bakal ngurus itu peliharaan dengan baik.Ujung-ujungnya aku yang urus, kasih pakan dan merapihkan kandangnya. Padahal aku tidak suka dengan hewan peliharaa dia..ah..

Terus, aku kan ntar mau kuliah desain dengan requirement portfolio 10 biji, jadi aku harus belajar gambar tiap hari, terkadang aku menanyakan pendapatnya…bagaimana dengan gambarku yang baru? responnya hanya menoleh sebenar dan bilang “bagus” bahkan terkadang tidak menoleh sama sekali…

Biasanya sekitar jam 10 malam dan belakangan ini jadi jam 7 malam, dia mematikan lampu dan bilang “aku mau tidur!”
Padahal aku masih asik menggambar, coba kek ngomongnya baik-baik

“kak, boleh ga lanjutin besok, aku udah ngantuk ni…” atau apa kek. Basa-basi ala orang timur.
Sekarang, setiap tindakan dia selalu membuatku jengkel apalagi mendengar respon acuh tak acuh dan terkadang kasar sama aku…

Pernah sekali dia membuatku emosi dan meledak hingga aku memecahkan kaca. Biasanya aku selalu mengalah, tapi waktu itu aku bener-bener sudah tidak tahan lagi…aku pikir, dengan begitu dia bakal sadar, tetapi aku salah, ternyata apa yang aku lakukan seolah-olah tindakan bodoh, dia tidak sadar dan sikap dia terhadap aku selalu begitu…

Aku ada curhat dengan teman-temenku, tapi mereka tidak bisa memberi solusi apa-apa hanya mengerti situasiku yang memiliki adik seperti itu… Yah namanya curhat sama temen kan emang gitu, mereka hanya penasaran dengan kondisi kita, tapi tidak mengerti solusinya.

Aku juga terkadang curhat dengan mamaku, dia hanya bilang adik sudah besar, kepribadiannya sudah terbentuk, dimarahin juga percuma kalo dianya sendiri ga nyadar…

Tetapi siapa lagi yang paling bisa diajak bicara selain orang tua? Mama juga mulai malas dengar uneg-uneg aku dan bilang aku tukang ngadu dan harus belajar cuek…

Kalu saja ada kamar lebih di rumah, aku udah jauh-jauh hari pindah kamar…!
Tapi gimana mau cuek kalau tiap kali tinggal sekamar dan menganggap satu sama lain seperti tidak ada dan suasana kamar sangat tidak menyenangkan???

Aku sudah capek mau marah, tiap kali aku marah, malah seolah-olah semua kesalahanku hingga mamaku juga bilang kalau aku paling tua dan harus bisa menahan emosi dan tidak boleh ngomel-ngomel terus, cepet tua entar..

Apakah kesabaran bisa dicueki?? Setiap kali aku mulai marah, konsentrasiku terpecah dan gambarku jadi kacau…apalagi aku harus mempersiapkan IELTS untuk kuliah…

Iya, aku memang tidak ada apa-apanya dibanding dengan dia…dia bisa jadi pusat perhatian banyak orang…sedangkan aku tidak demikian…tapi aku perlu dihargai sebagai seorang kakak…!!!

Gimana dong?? Sedih rasanya, Mau nangis ni…Pikiranku terkoyak-koyak rasanya…Apaaaa salahku hingga dia perlakukan aku seperti itu…perasaan aku ini orang yang paling gak neko-neko dan gak aneh-aneh malah terlalu polos kata tmen-temen…

Berikut ini adalah Jawaban para responden yang saya himpun dari berbagai sumber dan berasal dari pakar.
Jawaban Dari Seorang Calon Psikolog

1. Ibu juga bersikap gitu nggak sama kamu dan adik kamu?

2. Maaf nih agak menyinggung…. Kalian semua keluarga kandung kan? Kalau iya, ya udah. Kalau nggak, mungkin salah satu di antara kalian adalah anak tiri?

Kenapa aku tanya gitu, kalau adik kamu yg bukan kandung, dia akan mempunyai sifat benci terhadap keluarganya terutama kamu.Karena dia pasti mikirnya kenapa aku yg bukan anak kandung. Begitu juga sebaliknya. Kalau kamu yang bukan anak kandung, adikmu berpikir : Ah buat apa gue peduliin elo…Hello!!!!! Elo bukan kakak kandung gue loh!!!!

3. Berapa sih Beda umur kamu sama adik kamu? Kamu kuliah? Adik kamu sekolah SMA? Masa2 seperti itu, di jaman sekarang, memang harus extra hati2 dengan pergaulan di sekolah…. Kurangnya perhatian ortu bisa bikin si anak yang lagi labil dalam pencarian identitas diri menjadi terpengaruh entah baik atau buruk dari pergaulan dengan teman2nya….

4. Situasi rumah kamu? Kalau rumah kamu hangat, harmonis, terbuka, si adik mungkin akan beda lagi sikapnya. Tapi kalau sebaliknya, ya jadi seperti itu deh..Dia kan punya teman-temen buat curhat.Kalau yang ngasih sarannya tu otaknya lempeng, sih gak apa-apa, malah bagus. Lah kalau yang diajak curhat seorang yang tidak jelas, perokok, suka tawuran, sering mbolos? Bisa-bisa si adik malah ikut terjerumus.

5. Antara kalian? Apa ortu suka membanding-bandingkan? Itu juga bisa pengaruh loh….Si adik bisa merasa besar kepala atau malah sebaliknya bisa kecil hati.

6. Kalau kamu mau ngerjain gambar atau belajar untuk IELTS mu, beli aja lampu belajar yang cukup untuk menerangi meja belajar kamu. Meja belajar yang cukup untuk menerangi area belajar aja, bukan menerangi seluruh kamar.

7. Kamu resapi dulu point 1-5. lalu kamu lihat ke dalam diri kamu. Bila ke 5 point itu salah, kamu bisa lakukan ini :

7a. Adik matikan lampu mau tidur. Kamu nyalakan lagi buat kamu belajar. Apa yang udah dia lakukan ke kamu, kamu balikkan ke dia dengan syarat : kamu harus tahan emosi dan air mata!!!!Jangan mau terlihat lemah!!!!!

7b. Adik nggak mau dengerin cerita atau curhatanmu. Begitu juga sebaliknya. Pada saat dia cerita, kamu sibukkan diri kamu, atau kamu keluar dari kamar untuk ngapain kek…nonton kek….walau nggak konsen.

7c. Adik berkata kasar dan cuek sama kamu. Kamu balikkan kata-kata yang biasa dia ucapkan ke kamu lalu kamu cuekin dia.

7d. Ibu menegur atas berubahnya sikap kamu. Kamu balikkan juga kata-kata ibu : Adik kan sudah dewasa, Sifatnya udah terbentuk seperti itu ya …… apa yang tadi kamu tulis di atas….

7e. Kamu harus tetap perhatikan perilaku adikmu.

7f. Kamu harus mulai tegas… Tapi hati-hati… Jaga pekerjaan rumahmu. jangan sampai waktu kamu bangun pagi, Oh my hot….udah berantakan nggak karuan karena dirusak adikmu atas perubahan sikapmu.

Sisanya, kamu yang putuskan sendiri apa yang lebih baik kamu lakukan. Jangan lupa bawa dalam doa menurut kepercayaan kamu.Nggak mungkin Tuhan nggak menjawab doa kita. Apalagi kamu kakak, yang punya tanggung jawab juga atas si adik.

Ok?

Jawaban Rekomendasi dari: Programmer, simple gak bertele-tele
Tetap semangat yah. Hapus air mata kamu! Jadilah kamu yang baru! Kuatkan hatimu tapi jangan kau keraskan hatimu!

Kamu kan mau kuliah, kenapa enggak nge-kost aja? orang kuliah biasanya tugas banyak, sering begadang, nah kalau adik kamu enggak bisa diajak kerja sama gitu, kan susah? lagian kamu udah enggak ada kamar lagi kan?

Memang di rumah itu gak ada kamar tengah, atau ruang keluarga? Pakaia aja sih buat ngerjain pekerjaan-pekerjaa kuliah kamu. Masa iya mama dan papa melarang untuk pakai itu tempat?

Jawaban Rekomendasi dari: Mahasiswi penyuka politik dan suka mengamati peristiwa-peritiwa mutakhir

Kamu sebagai kakak, harus menjadi the second parent. Didik dia.
Ajar dia biar bisa lebih sopan sama kakak sendiri.
Kalo dia nanya “Kok, kakak begini sih?”
Jawab “jujur, kaka udah capek sama kamu begini mulu sama kakak. kalo emang enggak suka dan nggak ngertiin kakak, mendingan kamu cari kamar lain”

Eh, kamarnya kan Cuma satu ya..maaf, nasehatnya terlalu cemungud nih, jadinya gak konsentrasi. Hehe.

Atau bilang ke adik begini “Kalau gak suka sama kakak, pindah ke negara lain sana, yang gak ada kakaknya!”

Helooh, emang pindah negara gampang, lagian kan adik sendiri masa disuruh pindah negara.
Eh iya..maaf aye ketularan orang-orang di sosmed, yang dikit-dikit ngusir orang untuk pindah negara hehe.

Aku juga kakak yang punya adek yang agak gak normal. Gak normal pegimane? Ya, maksudnya adik kayak kasus di atas.

Tapi kita sebagai kakak, punya otoritas untuk didik adek kita juga. Cieleh, otoritas. Pejabat kali otoritas..

Kita harus liat di perspektif itu. Namanya kakak, harus selalu protect adeknya. Perspektif ki opo? Ih bahasanya pakai bahasa rakyat aja keles, jangan kek pejabat pakai bahasa-bahasa tinggi, tapi gak jelas maknanya hihi

Kita juga harus membantu masa depan dia, supaya ntar kalo udah gede, dia gabakal kayak gitu ke orang. Nah bener nih, coba kalau adiknya di luaran sana kayak gitu, bisa-bisa disambit sama orang.

Jawaban Rekomendasi dari seorang Penggemar Sinetron
u.. uh !
aku jadi ingat sama adikku,sama-sama perempuan juga, dia jga populer. Maklum lah muka adik aku kan seperti artis sinetron Nikyta Willy, gampang bergaul, banyak temen cowok. Ya, iyalah, cowok mana yang gak tertarik kalau ada cewek yang muka dan bodynya persis bingits kek artis.

Dia juga gak menghargai aku sebagai kakaknya ! Duh, kasihan banget ya gue hehe.
Tiap ngomong sama dia selalu bikin kesal dan naik darah, mending ngomong sama tembok atau sama kucing.

Dia manggil aku jelek, bodoh, dan banyak lagi. Wah, masa ampe kayak gitu? Ini mah udah kekerasan dalam rumah tangga level tinggi. Adiknya perlu di ruqyah tuh..
Dan aku sama adikku inggal sekamar pula !!! Haduh, gak kuat aye ngebayanginnya! Ngerik!

Aku punya hobi menggambar juga, eh bukan menggambar ding, tapi membuat sketsa anime-anime jepang, seperti Naruto giitu..

Tapi aku ga nunjukin gambarku ke dia paling dia bilang jelek, itu udah biasa.
Adiknya udah sering bilang sketsanya jelek? Emang sketsanya jelek kali 😀
Ih…KOK elu malah bantuin adik gue, bukannya support akuh. Eh, iye iye maf..canda keles.

Aku coba cuekin dia tapi susah, waktu dia dan aku bertengkar, karena udah emosi kali
aku pakai cara kekerasan, kutokok kepalanya dan bilang, bukan gitu cara memperlakukan kakak. Tapi notoknya gak keras sih, Cuma nowel doang. Nowelnya juga penuh tatih tayang hehe.

Terakhirnya dimarahi mama, hufh.. jadi kakak memang susah. Iya emang syusyah..makanya jadi adik saja hihi.

Tetapi sekarang aku lagi berusaha mengubah sifat adikku itu, kalo ada masalah jangan dijadikan beban, coba selesaikan. Suit-suit bijaksana sekale..

Jawaban Rekomendasi dari seorang Analis Data.
Coba kalau misalnya kamu ajakin dia ngomong dan dia kek begitu lagih. Kamu ngomong pelan-pelan sama dia:
“kamu kenapa sih dek? kenapa kek gitu sama kakak, selalu ngmong acuh tak acuh, kek gak anggap kakak? kalau kamu diposisi kakak, kamu kek gimanah?’

Kita sebagai kakak kalau udah nggak dapat hormat dari adik bakal susah. Sebaiknyaa kamu maklumi aja adikmu itu, ga perlu ajak dia nomong atau minta komentar tentang gambar kamu, kamu tanya ajah ke orang lain misalnya orang tua kamu, teman sekolah atau kuliah, tetangga main dan lain lain

Sebelumya maaf, aku mau bilang aku heran sama mama mu, masa adikmu yang kek begitu sifatnya malah disuruh biarin? Harusnya kala mamamu sayang sama dia, adikmu udah dinasehatin, dikasih tau, atau bicara dari hati ke hati. Kenapa kok adik seperti ini? Apa ada amasalah?

Ada beberapa cara untuk mengatasi kasus di atas, tapi ada yg agak sedikit ‘kasar’:

1. Ajak dia ngmong baik-baik, tanyakan dia kenapa sifatnya kek begitu sama kamu, kenapa kamu ajak dia ngmong selalu gak dianggap, inget, jangan kebawa emosi.

2. Lakukan ke dia seperti apa yang dia lakukan ke kamu, aku punya pemikiran kek beginih ‘apa yang aku lakukan ke orang, orang akan lakukan itu ke aku juga’,

Jadi kalo dia cuekin kamu, kamu juga cuekin dia.. kalau dia matiin lampu sebelum tidur dan bilang ‘aku mau tidur!’, kamu bales balik ‘ga liat aku lagih gambar?! aku belum mau tidur!’ lalu kamu nyalakan lampunya lagih.. lalu kalau dia puter lagu keras-keras, kmu bilang ‘berisik! matiiin!!!’, seperti yang dia lakuin ke kamu.. itu kamar kamu SHARING berdua sama dia, jadi kamu punya HAK, kalau dia berisik bilang aja berisik, kalu dia matiin lampu mau tidur, bilang aja belum mau tidur..

3. Minta seseorang yang kamu percaya dan poin yang palin penting adalah ‘ADIK KaMU TAKUT SAMA ORANG ITU (HORMAT SAMA ORANG ITU)’, kamu minta tolong orang itu sebagai penengah yang akan membantu mu menyelesaikan masalah kamu degan adik mu.. jadi karena adikmu respect sama org itu, adikmu bakal takut dan bisa ngomong baik, lalu kalau dinasehatin diem-diem aja dan dengerin.. (berhubung mama mu sperti itu, pastikan kalo orang itu bukan mama mu)

Lalu, cara meredam emosi bisa dibaca di google, aku tau beberapa diantaranya:

1. Kalau emosi tarik nafas dalem-dalem, lalu hembuskan, lakukan itu bebrapa kali sampai kamu tenang..

2. Muter-muter dan hitung 1-10 (dalam hati / ngomong keluar juga okeh, ngomongnyaa pelan-pelan aja, jangan pakai teriak-teriak, ntar dikiran stress berat, dan jagan cpet-cepet)..

3. Keluar kamar, lalu pergi ke tempat sepi yang kira-kira gak ada orang bisa denger kamu ngapain di dalam ruangan itu (diluar rumah juga okeh, asal gak keliatan sama orang) dan kamu teriak sekencang-kencangnya sampe emosi mu reda.

4. Hampir sama dengan nomor 3, cuma kamu bukan teriak tapi nangis skencang-kencangnya..

5. Curhat ke teman kamu yang kamu paling percaya dia bisa kasih solusi (kusarankan orang itu umurnya lebih tua daripada kamu, yang pastinyaa orang itu pemikirannya udah dewasa, sambil nangis curhatnya juga okeh)..

6. Kalau udah emosi lupain aja masalahnya dan cari hiburan misalnyaa denger lagu / main game..

7. Kalau udah emosi kamu berdoa (tentunya degan cara dari agama yang kamu anut), minta pertolongan Tuhan buat nenangin kamu..

Semoga membantu.. SEMANGAT!!! SUATU SAAT NANTI PASTI ADIKMU AKAN MENYADARI KEBAIKAN MU DAN RESPECT SAMA KAMU (biasanya setelah dia mendapatkan satu masalah besar, misalnyaa kamu pergi kuliah atau kerja jauh) GOOD LUCK, GOD BLESS YOU 🙂

Jawaban Rekomendasi dari seorang Pengamat Saham, begitu banyak ketidakmungkinan hihi

Kayaknya kamu harus sering komunikasi sama dia, kamu harus sabar dan juga harus tegas dalam kondisi yang tepat.

Aku gak tau kenapa adikmu bisa begitu, mungkin dia ingin punya kamar sendiri, atau mungkin dia iri sama kamu mengenai suatu hal, saranku sih banyak-banyak komunikasi meskipun dalam hal sepele pun itu bisa membantu, seperti: mengucapkan selamat pagi, atau kalau tidak coba bantu dia kalau dia ada masalah, kalau dia gak mau cerita, mungkin kamu bisa tanya teman-temannya.

Jawaban Rekomendasi dari seorang Penggemar buku-buku Motivasi
Ceritamu mirif di senetron hehe
Sepertinya adikmu nggak nyaman dengan kamu, maksudku ,,,,kamu belum menemukan formula husus bagaimana agar adikmu ” takluk ” dihadapanmu, tapi jangan kaget, adik dengan perangai begitu, biasanya lebih sayang sama kamu dibanding kakak beradik orang lain yg tidak seperti adikmu itu, disini kamu perlu kesabaran dalam artian ,,kamu harus bisa ” menerjemahkan ” apa keinginan adikmu itu, pelan-pelan aja !.

Tapi aku ngak tahu, berapa usia adikmu itu ?.
coba sekali-kali kasih pujian yang tidak berlebihan kehadapanya.
dua saudara yang bergender sama biasanya begitu, jadi bukan kamu saja, nanti juga setelah dewasa, kelakuan adikmu tidak mungkin begitu, yang harus diperhatikan, kamu jangan sekali-kali curhat dalam artian menjelekan adikmu dihadapan orang lain ( kecuali ke aku, he,,he,,,he,,,),ini malah akan menjadikan beban lagi buatmu.

Saranku: dari sekarang coba cari cara husus bagaimana keinginan adikmu agar dia nyaman dihadapanmu. Turuti aja ! kamu bukan kaka tiri, kan ?

Jawaban Rekomendasi dari seorang Anggota Cherleaders
Memang gak enak jika uneg unegmu nggak ada yang dengar .
Okey , kamu bisa pergi kesuatu tempat yang sepi atau mengendarai mobil , motor . . . lalu kamu teriak sekencang kencangnya .

Jika sudah merasa lega , hentikan .
Atau kamu bisa menyendiri , lalu > > > menangislah .

Jika nggak ada yang mau perduli sama kamu . . . biarkan waktu yang menjawabnya .

Pokoknya jika kamu sudah nggak kuat menahan uneg unegmu . . . lakukan lagi ( teriak atau menangis ) .
Okey . . . be strong , be patient and be lovely .

4 Comments

error: Heloo gak bisa di copas keles hehe
%d blogger menyukai ini: