Dzikir Untuk Kesehatan Badan/Tubuh

Apakah bisa dzikir untuk Terapi Kesehatan Badan/Tubuh?. Mimin akan coba share sebuah tulisan lama. Daripada Cuma mengendap di Hardisk, mending saya bagi-bagi ke pemirsah tanah air.

Berdasarkan penelitian Dr. Herbert Benson dari Fakultas Kedokteran Harvard University menjelaskan bahwa ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih pengaruh baik kepada manusia.

Menurut Benson tidak ada keimanan yang banyak memberikan kedamaian jiwa sebagaimana keimanan kepada Allah. Menurutnya, bahwa jasmani dan ruhani manusia telah dikendalikan untuk percaya kepada Allah.

Menurut penelitian David B. Larson dan timnya dari The American National Health Research, diantaranya perbandingan yang taat beragama dengan yang tidak taat beragama untuk sakit jantung 60% lebih rendah dan bunuh diri 100% lebih rendah dari pada yang tidak taat beragama.

Sementara itu Prof. Dr. Dadang Hawari, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyatakan bahwa berdoa dan berdzikir merupakan bentuk komitmen keagamaan seseorang yang merupakan unsur penyembuh penyakit atau sebagai psikoterapeutik yang mendalam.

Baca Juga Manfaat dan Keutamaan Dzikir Pagi Petang Bagi Manusia.

Doa dan dzikir merupakan terapi psikoreligius yang dapat membangkitkan rasa percaya diri dan optimisme yang paling penting selain obat dan tindakan medis.

> 1. Tahap kesadaran Sebagai Hamba

Pada tahap ini adalah tahap pembangkitan kesadaran. Kesadaran sebagai hamba dan kesadaran kelemahan manusia. Sebelum berdoa seorang hamba diharuskan untuk merendahkan diri kepada Allah.

Pada kesadaran ini seseorang disadarkan akan gangguan kejiwaan atau penyakit sebagai bagian diri kemudian dimintakan kesembuhan kepada Allah.

> 2. Tahap Kesadaran Akan Kekuasaan Allah

Kesadaran akan kekuasan Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, Yang memberi Kesembuhan akan sesuatu penyakit.

Tahap ini menumbuhkan keyakinan kita kepada Allah atas kemampuan Allah dalam menyembuhkan.

> 3. Tahap Komunikasi

Berkomunikasi dengan Allah adalah suatu hal yang penting, tahap ini bisa berupa pengakuan dosa. Dengan hati yang bersih maka kontak dengan Allah akan lebih jernih.

Pengungapan kegundahan hati dan kesulitan yang dihadapi akan menumbuhkan rasa dekat dengan Allah.

Permohonan doa kesembuhan terhadap apa yang dialami, jangan memaksakan kehendak agar Allah mengabulkan.

> 4. Tahap menunggu dan diam.

Namun, hati tetap mengadakan permohonan kepada Allah. Pada tahap ini kita pasrah kepada Allah dan mengikuti kemauannya Allah dan apa kehendak Allah.

Maka dengan sikap ini diharapkan akan dapat menangkap jawaban Allah.

> Proses Terapi Doa

    Tumbuhkan niat dalam diri untuk disembuhkan oleh Allah.
    Rilekskan tubuh, kendorkan dari mulai kaki hingga kepala, jangan ada ketegangan otot.
    Sadari kesalahan yang dirasakan, amati keluhan itu, ikuti dengan kesadaran bahwa kita lemah, tidak berdaya dan tidak memiliki kemampuan apa-apa.
    Sadari kebesaran Allah melalui alam ciptaan-Nya, Dia yang memberi hidup dan mati, Dia yang memberi sembuh dan sakit.
    Ungkapkan seluruh keluhan yang dirasakan kepada Allah.
    Mintakan kesembuhan kepada Allah
    Tetap rilek dan masih pada posisi memohon kepada Allah
    Pasrah kepada Allah sertai dengan keyakinan bahwa Allah menjawab doa yang dipanjatkan.
    (Menunggu jawaban doa, diam namun tetap ingat memohon kepada Allah)

Contoh/Study Kasus

> Proses Relaksasi Dzikir untuk Mengobati Insomnia

  1. Ambil posisi tidur telentang yang paling nyaman

    2.Pejamkan mata dengan perlahan-lahan, jangan dipaksakan agar otot disekitar mata tidak tegang.

    3. Lemaskan semua otot. Mulai dari kaki, betis, paha dan perut. Gerakkan bahu beberapa kali agar rileks.

    4. Bernafas dengan wajar, dan ucapkan dalam hati frase yang akan diulang, umpamnya “Subhanallah”.

5. Pada saat mengambil nafas ucapkan “Subhanallah” dalam hati, setelah selesai keluarkan nafas dengan mengucapkan “Allah” dalam hati.

6. Sambil terus melakukan no, 4, lemaskan seluruh tubuh disertai dengan sikap pasrah kepada Allah. Sikap ini menggambarkan sikap pasip yang diperlukan dalam relaksasi, dari sikap pasip ini akan memunculkan efek relaksasi ketenangan yang luar biasa.

7. Hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram”. (QS. Ar Rad : 28)

error: Heloo gak bisa di copas keles hehe
%d blogger menyukai ini: