Istighfar adalah Solusi, Obat, dan Sedekah

Istighfar adalah solusi

“Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan melapangkan setiap kesusahannya, memberi jalan keluar pada setiap kesukarannya, dan memberinya rezeki tanpa diduga-duga.”

(HR. Abu Dawud dan Nasa’i)

Tuh dengerin, melapangkan segala kesusahan kan berarti solusi dari masalah yang kita hadapi.

Allah juga memberi jalan keluar dari setiap kesukaran, ini kan solusi juga toh. Solusi dari sang Penguasa Alam Semesta.

Allah memberi rezeki yang tak terdua-duga ini juga merupakan solusi bagi kita yang lagi butuh kerjaan, lagi gak ada makana, lagi kena musibah.

Baca juga Manfaat dan Keutamaan Istighfar

Istighfar adalah Obat

Istighfar adalah sebab untuk mendapatkan kesehatan dan kekuatan dalam tubuh.

Apabila anda sedang ditimpa suatu penyakit, maka perbanyak lagi istighfar kepada Allah , karena ia merupakan sebab untuk mendapatkan kesehatan dan kekuatan dalam tubuh serta jauh dari berbagai macam penyakit. Hal ini sebagaimana firman Allah yang menghikayatkan perkataan nabi Hud, yang artinya:

“Dan (Hud berkata), ‘Wahai kaumku! Memohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras, Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa.” (QS. Hud: 52)

Firman Allah yang artinya:Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu,menunjukkan bahwa istighfar menjadi sebab bertambahnya kekuatan dan kesehatan di dalam tubuhnya. Dalam ayat lain Allah berfirman, yang artinya,

“Dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya, niscaya Dia akan member kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan.” (QS. Hud: 3)

Firman Allah yang artinya:‘Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu,’menunjukkan bahwa istighfar menjadi sebab seorang hamba akan mendapatkan kenikmatan yang baik, dan di antara bentuk kenikmatan itu ialah kesehatan dan kekuatan tubuh, jauh dari berbagai macam penyakit.

Istighfar adalah SEDEKAH

Bingung soal rizki? Istighfar aja. Sedekah aja…

Istighfarnya jangan sedikit. Sedekahnya jangan sedikit. Jangan juga sesekali. Rutinin.

Amal apa aja kayak ngasah golok. Kayak ngasah pisau. Harus sering-sering diasahnya. Supaya tajem. Amal-amal kita itu suka ga tajem. Sebab jarang ngelakuinnya.

ISTIGHFAR, adalah kalimat yang sangat pendek, tapi memiliki makna yang sangat luar biasa dahsyatnya, sangat dalam, sangat indah dalam hidup kita, di dunia dan di akhirat.

Istighfar memiliki dua makna.

Yaitu diantaranya:

  1. Setiap kali kita mengucapkan lafadz: “astaghfirullahal’adzhiim”

Berarti kita telah minta ampun kepada Allah, minta dimaafkan kesalahan kita, minta ditutupi aib-aib kita.

Semakin sering kita beristighfar, maka semakin bersih diri kita dari dosa, dari kesalahan, dari aib-aib.

Maka itu Allah sangat menyukai hamba-Nya yang terus selalu beristighfar.

Sesungguhnya tidak satu pun di antara kita yang bersih dari dosa, maka istighfar adalah kewajiban, kebutuhan kita, agar Allah mengampuni dosa kita, memaafkan kesalahan kita dan menutupi aib kita.

  1. Setiap kali kita mengucapkan lafadz: “astaghfirullahal’adzhiim”

Berarti kita minta kepada Allah, mohon kepada Allah, amat sangat, agar Allah memperbaiki hidup kita, menguatkan aqidah kita, membuat kita nikmat dalam ibadah yang khusyuk, menjadikan akhlaq kita mulia.

Subhanallah…

Satu ucapan tetapi memiliki dua keinginan. Karena itu tidak heran hamba Allah yang sungguh-sungguh beristighfar tampak dalam kehidupannya, semakin berkah, semakin membawa kebaikan dan perbaikan, semakin bahagia, tenang, senang, menyenangkan, di dunia dan di akhirat.

Oleh sebab itu Rasulallah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang melazimkan, mendawamkan dirinya selalu beristighfar kepada Allah, maka Allah mudahkan saat ia sulit, Allah gembirakan saat ia sedih, dan Allah beri rezki dari jalan yang tidak pernah ia duga.”

Subhanallah…

Kemudian dalam Al-Qur’an surat Nuh ayat 10, 11, 12, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya:

“Beristighfarlah kepada Tuhan-mu, sesungguhnya DIA adalah Maha Pengampun, niscaya DIA akan mengirimkan hujan kepada-mu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anak-mu, dan mengadakan untuk-mu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untuk-mu sungai-sungai.”

(QS. Nuh: 10-12)

Beristighfar-lah kita kepada Allah, niscaya Allah turunkan musim hujan yang berat. Allah mudahkan kita mendapatkan rezeki. Allah hadirkan di tengah kita anak-anak kita, generasi-generasi yang sholeh, generasi Rabbani. Kemudian Allah makmurkan negeri kita, Allah sejahterakan kita.

Allahu Akbar….!!

Jadi, istighfar bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan kita.

Karena itu-lah Rasulallah shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau tidak bangun dari tempat tidur beliau, kecuali beliau beristighfar 70 kali, dalam hadits lain 100 kali. Padahal beliau manusia ma’sum, dijamin masuk surga, bebas dari dosa, (tapi) begitu hebat istighfar beliau kepada Allah.

Apa-lagi kita, manusia biasa yang banyak dosa.

“Astaghfirullahal’adzim… Ampuni-lah dosa kami yaa Allah..!”

“Subhanakallahumma wabihamdika asyhaduallaailaahailla anta astaghfiruka wa atubuilaik..”

Sumber:

Ustadz Muhammad Arifin Ilham.

Jika sekiranya artikel ini bermanfaat, silahkan tag/share dan bagikan kesahabat lain nya.

Jika orang yang Anda bantu tag/share setelah membaca artikel ini ia tergugah hatinya dan mengamalkan nya, maka Pahala mengalir sampai kepada Anda.

Rasulallah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang mengajak kepada kebaikan, lalu ada orang yang mengamalkan nya, maka ia akan mendapat 25 pahala seperti orang yang mengerjakan nya tanpa dikurangi sedikit-pun.”

(HR. Al-Bukhari)

Akhirul kalam..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

%d blogger menyukai ini: