Kesehatan Gigi

menjaga kesehatan gigi
pembusukan gigi saat hamil
Kerusakan pada gigi bisa terjadi dalam dua cara. Pertama, terbentuknya karang gigi yang kekuning-kuningan. Untuk menghilangkannya dibutuhkan tindakan profesional. Kedua, terbentuknya asam yang menyerang email gigi. Ini merupakan awal dari proses pembusukan yang lama dan perlahan-lahan.

Penyebab utama pembusukan gigi adlah gula, karena itu sebaiknya Tante menguramgi makan gula seminim mungkin. Gula mendukung terbentuknya lapisan di gigi (plak/plaque) tempat bakteri bersarang. Pla itu sendiri merupakan perpaduan dari bakteri, air ludah, dan sisa makanan yang melekat pada gigi. Pada akhirnya plak ini menyebabkan pembusukan gigi dan sakit gigi.

Ketika Tante bercermin, mungkin Tante melihat gigi yang putih, sehat dan cemerlang. Tetapi jangan terperdaya, ada plak di sana. Plajk ini memang tidak berwarna, sehingga tak terlihat dengan mata. Tetapi, TANTE bisa membuktikan adanya plak di sana dengan pengetesan mempergunakan sejenis cairan (disclosing solution) yang bisa tante minta pada dokter gigi tante. Atai secara sederhana tante bisa menggunakan sumba kue.

Dengan menggosok gigi, Tante hanya membersihkan 20% saja dari plak yang ada. Berkumur dengan disclosing solution atau larutan sumba kue, akan memperlihatkan plak dengan warna ungu atau merah. Plak terletak di sekitar dasar dan celah-celah gigi.

Tante perlu menggosok gigi sekurang-kurangnya dua kali sehari, pagi dan malam hari. Lebih baik lagi jika Tante menggosok gigi setiap kali selesai makan untuk membuang sisa-sisa makanan yang dapat menimbulkan plak. Pilihalah sikat gigi yang lembut atau sedang dengan rambut-rambut halus. Sikat gigi semacam ini lebih baik daripada sikat gigi nilon.

Demi kebersihan dan keampuhannya, sebaiknya Tante mengganti sikat gigi Tante minimal tiga bulan sekali. Cara menyimpannya juga harus diperhatikan. Yang terbaik adalah dengan menggantung sikat gigi itu dengan kepala di atas setelah dibilas dengan air bersih.

Tante dapat membeli tempat sikat gigi khusus yang yang dapat dilekatkan di tembok. Jangan tegakkan sikat gigi dalam sebuah gelas/tempat bersama sikat-sikat gigi lainnya. Banyak dokter gigi menyarankan penggunaan pasta yang mengandung fluroide untuk memelihara kesehatan fdan gigi.

Cara menggosok gigi yang benar adalah menggosok dengan arah yang berlawanan dari gusi. Demgan memegang tangkai sikat gigimembuat sudut 45 derajat, mulailah menggosok gigi di bagian belakang terus dilanjutkan dengan gigi-gigi di bagian depan dan kemudian gigi-gigi di bagian belakang pada sisi yang satunya lagi.

Pastikan bahwa Tante juga menggosok bagian dalam yang tak terlihat . Berkumurlah untuk menghilangkan sisa-sisa pasta gigi. Kemudian lanjutkan dengan pembersihan dengan benang (dental flost) untuk menjamin gigi benar-benar bersih.

Artikel Lain:
Artikel Kehamilan