Mana yang Lebih Baik, Melanjutkan ke SMA atau SMK?

Mana yang Lebih Baik, Melanjutkan ke SMA atau SMKCoba Direnungkan kak…(yang galau mau melanjutkan sekolah). Mungkin kakak pernah memiliki pemikiran seperti ini:

“Orang tua saya sederhana, jadi lebih irit ke SMK atau SMA?”

“Setelah lulus, mau lanjut kuliah atau kerja?”

“Masa depannya lebih bagus mana ya?”

Atau mungkin sudah masuk SMK atau SMA tapi tetep galau hehe

“Udah terlajur masuk SMK apa bisa lanjut kuliah?”

“Apa lulusan SMK bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri?”

“Apa lulusan SMA bisa langsung kerja seperti halnya lulusan SMK?”

Hehe, galau masalah seperti itu wajar kak, apalagi umur-umur segitu emang umur-umur mudah labil dan mudah terpengaruh.

Jika kakak sudah mantap memilih SMK atau SMA sebagai jalan hidup (ciehhh), coba kakak tanamkan pikiran ini dalam benak kakak:

SMA atau SMK itu bukan Tujuan, tetapi sebuah jalan membangun Masa Depan, yang dengan Masa Depan itu membuat kakak bisa melakukan Banyak Kebaikan

Karena sekolah (terlepas apapun sekolah itu) hanya sekedar wasilah atau jalan, maka jangan jadikan Pilihan sekolah adalah segalanya dalam hidup kakak.

Misalnya, kakak sekolah hanya karena gengsi, malu kalau sekolah hanya di tempat A atau biar dikatakan keren sekolah di tempat B.

Aplagi di jaman sekarang, informasi itu begitu banyak kak..si A bilang SMK bagus kok, si B bilang SMA saja biar bisa lanjut kuliah..

Kalau menurut saya kak pilihlah sekolah sesuai dengan bidang yang kakak suka dan kondisi ekonomi juga,
Jadi ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, antara lain:

1. Dalam bidang apa studi yang kakak suka

Jadi kalau kakak adalah seseorang yang suka dalam bidang IPA, kakak harus ke SMA soalnya di SMK pelajaran IPA tidak spesifik.

Apalagi kalau kakak pengen jadi dokter, itu kakak harus masuk SMA, dan lanjut kuliah ke kedokteran.

Jadi pilihlah Sekolah lanjut sesuai dengan cita-cita dan bidang studi yang kakak gemari, karena jika kita menyukai bidang studi yang ada di sekolah lanjutan, akan menghasilkan hasil/nilai yang pastinya lebih baik

2. Keinginan Setalah SMK/SMA itu apa?

Maksutnya disini itu adalah keinginan lebih lanjut dari SMK atau SMA, pengennya itu kuliah atau mau bekerja?

Misal kakak dari keluarga yang sederhana tapi kakak suka dalam bidang IPA dan ingin jadi dokter, kakak haruslah masuk di SMA yang mempuyai nama terbaik diwilayahmu (ternama sesuai kualitas dan kuantitas). SMA favorit, SMA Negeri 1, 2,3 kabupaten/kotamadya biasanya.

JIika kakak dari keluarga sederhana dan kamu sungguh-sungguh, ALLAH selalu membukakan beribu jalan untuk mencapai cita -citamu. Kan bisa lewat bidikmisi juga, dengan prestasi kakak yang tinggi pasti bisa diterima di PTN yang kakak inginikan dengan mudah.

BERBEDA jika kakak udah males dengan banyak teori dan gak mau lanjut kuliah, mending di SMK aja, soalnya disana dididik untuk siap kerja dan praktiknya lebih banyak, nanti juga ada Praktik Industri sehingga sebelum lulus kakak akan ngerasain situasi sebenarnya didunia kerja

3. Keadaan ekonomi keluarga

Keadaan ekonomi keluarga cukup membuat seseorang menjadi bimbang dalam menentukan sekolah lanjutan, karena disana kita harus berfikir keras dalam memilih.

Jika kakak dari keluarga yang maaf kurang mampu seperti saya dan memiliki banyak saudara menurut saya lebih baik kamu memilih SMK aja, soalnya sehabis sekolah kamu bisa langsung bekerja dan membantu orang tuamu dalam memberikan biaya untuk adik-adikmu, dan juga bisa membantu ekonomi keluargamu.

Soalnya keluarga kakak akan merasa bangga dengan kakak jika kakak dapat menyekolahkan adik-adik bahkan melebihi jenjang pendidikan kakak hingga kuliah.

Orang tua kakak akan merasa sangat senang dan pasti ALLAH akan membalas semua kebaika kakak dengan kenikmatan kehidupan baik didunia maupun akhirat. Toh jika kakak punya biaya yang lebih kakak juga bisa lanjutin kuliah kok.

Ingat SMK juga bisa lanjut kuliah.

4. Keinginan orang tua

Kenapa keinginan orang tua saya cantumkan, itu karena keinginan orang tua merupakan doa yang akan lebih cepat dikabulkannya oleh ALLAH. Apalagi doa seorang ibu kepada anaknya, insyaallah akan memudahkan kamu dalam segala hal, itung-itung menyenangkan orang tua dan doa orang tua akan membawa kakak lebih sukses.

Tapi semuanya kembali kepada diri anda, yang penting pikirkan jangka panjangnya, bukan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri.

Contohnya saya, saya dulu juga pengen masuk SMA karena pengen jadi dokter, memang sih saya bisa masuk SMA Favorit di wilayah saya, tapi berhubung kendala biaya, saya malah terjun ke dunia kerja, kerja di pabrik 😀

Ini juga sekaligus jawaban, apakah SMA bisa langsung kerja? Bisa, saya contohnya hehe

Saran Saya:

Pilihlah sekolah sesuai keinginan kakak. Sesuai minat dan bakat kakak. Dan kalau kakak nanti dah diterima sesuai sekolah yang kakak inginkan, belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan buang-buang waktu sekolah kakak.

Saya yakin kakak akan menyesal setelah lulus nanti bila kakak menyiakan masa sekolah.

Jaman sekarang cari kerja sulit, cari kerja sulit. Harus lewat Yayasan, Outsourching, lewat orang dalem, pakai uang, udah gitu ada karyawan kontrak, harian lepas, karyawan borongan

Kalau nggak pengin kontrak jadilah pegawai negeri , syaratnya kakak harus kuliah. Itupun gak bisa langsung PNS, tau sendiri kan Jadi PNS pakai uang berapa? Saran saya hindari suap menyuapa, karena rezeki nya akan haram seumur hidup, nah loh..

Untuk masuk kuliah sekarang menggunakan nilai raport bila kaka masuk lewat SNMPTN jalur undangan. Maka dari itu Belajarlah dengan giat biar nilai raport kakak bagus-bagus siapa tau bisa masuk kuliah dan mendapatkan beasiswa. .

Dah itu saja. Semangat ya.

Pada akhirnya, jika kakak menjadikan menuntut ilmu sebagai salah satu jalan kebaikan, maka kakak akan merasakan

– Bersyukur masih bisa melanjutkan sekolah

– Semakin dekat sama Sang Pencipta (bukan semakin bandel, nakal, badung)

– Semakin sayang sama keluarga (tanpa ortu kita bisa apa). Mau sekolah mencari biaya sendiri??

– Jauh dari hal-hal nyleneh (tawuran, sering mbolos, sering melanggar peraturan sekolah, tidak pernah mengerjakan PR, malas belajar)

– Semakin rajin beribadah (harusnya begitu, semakin dekat dengan kematian soalnya)

– Semakin rajin berdoa (berdoa agar ortu selalu sehat dan banyak rezeki, agar sekolah lancar, agar bisa mengerjakan soal-soal, agar bisa menerima pelajaran )

– Semakin rajin ikhtiyar (sering baca buku di perpustakaan, nyari hal-hal yang menunjang belajar, ikut ekstra kurikuler yang bermanfaat, berlatih organisasi)

Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan, semoga kita semua senantiasa berada di jalan-Nya. Allah mencahayai hidup kita, membimbing kita dan melindungi kita dari keburukan.

Ingat.

Ilmu yang paling bagus dan bermanfaat bukan hanya ilmu yang bisa menghasilkan uang dan masa depan, tetapi juga yang semakin mendekatkan kakak dengan Sang Pencipta.

Artikel ini juga berlaku bagi para Ibu-ibu, emak-emak, tante-tente yang pusing tujuh keliling memikirkan pendidikan anak-anaknya.

Artikel ini juga berlaku buat jurusan Kuliah, gak mesti SMA atau SMK saja, Fleksible kok.
Silahkan share ke teman-teman yang membutuhkan.

2 Comments

    1. haloo kak ikhbal.

      Perkantoran kan banyak bidangnya.
      Ada akunting, purchasing, admin HRD, HRD, Data Entry, eksport import, admin gudang.

      Saran saya kalau mau langsung kerja, ambil SMK aja kak.
      bisa ambil akuntansi atau programmer.

      peluangnya sama2 besar. Yang pasti saingannya banyak.

      yang pasti kerja kantoran itu banyak banget bidang/bagiannya.

      Beda kantor berbeda pula pembagian bidang2nya.

      Asal sekolah sungguh2, mau belajar, berdoa, insya Allah lah nyampe..

%d blogger menyukai ini: