Manfaat dan Keutamaan Dzikir Pagi Petang Bagi Manusia.

Manfaat Dzikir bagi manusia emang warbiyasah. Apalagi kalau bisa merutinkan dzikir pagi dan petang.

Kenapa bagi manusia? Ya karena bangsa jin gak mungkin kan dzikir? Apalagi malaikat, mereka gak perlu diiming-imingin manfaat dzikir pun, akan selalu dzikir kepada Allah.

Zikir adalah penolong yang mampu meng hilangkan kelelahan dan keletihan jiwa akibat sibuk dengan dunia serta mampu mengisi kehampaan rohani.

Zikir juga merupakan jalan menuju kebahagiaan dan merengkuh kemenangan. Zikir mampu memberikan kehangatan rohani sekaligus kesembuhan jiwa.

Ketika berzikir, jiwa terasa dekat dengan Sang Maha kasih, teduh dalam naungan- Nya, dan hangat dalam dekapan kasih-Nya.

Jika kita senantiasa ber zikir, getaran ilahiyah akan selalu mengalir dalam organ-organ tubuh kita. Zikir mampu menyingkirkan ketakutan dan menepis kegundahan, serta menghadirkan kebahagiaan.

Persoalan hidup akan terasa ringan, jiwa yang terguncang akan kembali tenang. Pikiran pun menjadi terang. Zikir juga menjadi penyadar dan senjata ampuh untuk memusnahkan kejenuhan pikiran, serta melenyapkan duka lara.

Menurut penulis, zikir adalah ibadah jiwa. Ia harus senantiasa hadir dalam detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun hingga kematian menjemput. Berzikirlah dalam keadaan apa pun, baik berdiri, duduk, ataupun berbaring.

Kita wajib mengingat-Nya di mana pun dan kapan pun, saat senang maupun susah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ”Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzaab [33]: 41).

Zikir adalah makanan jiwa yang harus dikonsumsi setiap hari. Tanpa zikir, jiwa akan melemah, semangat mengendur, cita-cita menjadi pendek, dan rendah. Ada kelezatan dalam zikir yang tidak dimiliki oleh amalan lainnya.

Kegelisahan yang banyak melanda masyarakat modern saat ini tak lebih karena sering melalaikan zikir kepada Allah. Menyedikitkan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir dalam kehidupan. Kita menjadi berlumur dosa karena lupa bertasbih dan menjadi angkuh karena jarang membaca kalimat tauhid.

Soal zikir tersebut, Rasulullah pernah bersabda, “Ada dua kalimat yang ringan diucapkan oleh lisan, berat di dalam timbangan amalnya, dan disukai oleh Tuhan Yang Maha pemurah. Yaitu, Mahasuci Allah dan dengan memuji kepada-Nya (subhanallah wa bihamdih) dan Mahasuci Allah lagi Mahaagung (subhanallahil ‘azim).” (HR Bukhari).

Rasulullah juga bersabda pada kesempatan lain, “Mau kah aku ceritakan kepadamu tentang kalam (zikir) yang paling disukai Allah Subhanahu wa Ta’ala ? Sesungguhnya kalam yang paling disukai Allah ialah Mahasuci Allah dan dengan memuji kepada-Nya (subhanallah wabihamdih).” (HR Muslim).

Masih banyak hadis lain yang menyebutkan manfaat dari zikir-zikir tertentu jika kita mengamalkannya dengan benar dan konsisten. Dan banyak keterangan yang memaparkan dengan jelas keutamaan dari berbagai zikir yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam