Museum di Indonesia yang Menyimpan Benda Bersejarah

Bosan dengan liburan di alam terbuka? Atau ingin liburan dan menambah ilmu di tempat teduh?

Kenapa tidak ke museum aja.

Ke museum itu tidak harus peneliti atau kutu buku lho,,

Ke museum gak harus melakukan penelitian……..

Ke museum gak harus juga pas dapat tugas dari sekolah…

Selain melepaskan penat, berkunjung ke museum adalah aktivitas yang bermanfaat karena menjadi media pembelajaran.

Khususnya bagi anak-anak usia belajar. Anak-anak pun dapat dibekali banyak pengetahuan sembari berlibur tanpa harus merasa bosan.

Berikut ini admin sajikan sejumlah bangunan sarat nilai historis yang tersebar di nusantara.

Museum Bank Indonesia 
Bangunan Museum BI didirikan pertama kali pada tahun 1800-an dan merupakan cagar budaya di bilangan Jakarta Barat.

Tidak semata sebagai tempat rekreasi, museum ini dimanfaatkan sebagai wahana pendidikan dan penelitian bagi masyarakat tentang fungsi dan tugas BI.

Para pelajar dapat melihat banyak koleksi mata uang yang telah diproduksi BI dari tahun ke tahun.

Jika tertarik, Museum BI dapat dikunjungi setiap selasa hingga minggu, kecuali hari libiur nasional.

Museum Tuanku Iman Bonjol
Siapa yang tidak kenal Tuanku Imam Bonjol, Sang Pemimpin Perang Padri yang terjadi lebih dari dua ratus tahun yang lalu?

Ternyata, tokoh kelahiran Bonjol ini meninggalkan benda-benda bersejarah dan kini disimpan di bangunan megah Museum Tuanku Imam Bonjol, Sumatra Barat.

Meskipun sederhana, benda-benda tersebut justru semakin mengingatkan pada kegigihan Tuanku ImaM Bonjol karena mampu membuat Belanda bertekuk lutut.

Museum Gedung Arca
Penulusuran masa lampau juga bis dirasakan ketika berkunjung Ke Museum Gedung Arca (Museum Arkeologi) yang berlokasi di Blahbatuh, Bali.

Diresmikan pada 14 September 1974, museum ini mengikuti pola bangunan pura dengan tiga bagian, yaitu halaman luar (jaba sisi), halaman tengah (jaba tengah), dan halaman dalam (jeroan).

Temukanlah koleksi benda cagar budaya (BCB) dari masa prasejarah (zaman-zaman perunggu) dan masa sejarah (abad VIII hingga abad XV Masehi).

Banyaknya peristiwa masa lampau di nusantara kini dapat teman-teman telusuri melalui beragam bangunan yang mampu menyimpannya untuk kembali dikenang.