Penyebab Penyakit

Kalau kita mau berpikir dan belajar dari pengalaman tentang penyebab sakit di tubuh kita, mungkin dapat dirinci sebagai berikut:

1. Ada urat saraf yang putus, kaku, kering, kedinginan, infeksi, membusuk, terjepit maupun pengapuran.

Pengapuran terjadi akibat reaksi kimia antara kolestrol dan asam urat/purin, zat tanduk yang berlebihan dalam tubuh kita karena sistem keringat tidak normal.

Kaku, diakibatkan kurangnya pelenturan pada interval waktu tertentu.

Kedinginan karena tersalut lemak jenuh dan sistem keringat terganggu, aliran darah tersumbat karena terjepit gelang, jam tangan, cincin, kaos kaki, sepatu, tali BH, ikat pinggang, tali ransel, atau bahkan pakaian yang terlalu ketat.

Putus karena tabrakan keras, tergunting pisau operasi karena banyaknya saraf yang tak terlihat dan halus.

Terjepit sarafnya ternyata banyak dialami oleh saudara kita yang berprofesi sebagai tentara. Hal ini terjadi karena pakaian yang sempit, kaos kaki yang diikat karet, dan latihan beban yang sangat berat. Banyak keluhan diantaranya sakit pinggang, keluhan punggung, sulit ereksi, emosi tinggi, depresi, cacat pikun, tremor, matirasa, badan loyo, kurang semangat atau sering sakit kepala.

2. Ada pipa darah yang aliran darahnya tidak lancar, mandek, kecil, putus, tidak lentur, karena terjepit pengapuran atau lemak jenuh.

penyakit, sistem saraf dan aliran darah

urat saraf yang terputus bisa mengakibatkan sakit

Di tubuh kita ada 2 jenis pembuluh darah. Pertama, pembuluh nadi yang bertugas menyalurkan darah baru yang telah dicampur dengan oksigen murni yang dipompakan keluar dari dan oleh jantung. Kedua, pembuluh darah balik yang berfungsi mengalirkan kembali darah ke jantung.

Sebelum diserap oleh jantung, darah tersebut dicuci dahulu oleh hati kita, ditambah darah baru yang diproduksi oleh limpa, dicampur kembali dengan oksigen murni dari paru-paru.

Gambaran global ini dimaksudkan untuk menjelaskan mengapa orang terkena tekanan darah yang tidak stabil. Karakteristik pipa darah kita adalah sangat lentur, yang tujuannya untuk mengatur tekanan jantung/klep jantung supaya irama jantungnya stabil.

Bisa dibayangkan apabila pembuluh nadi sekunder yang terjepit sepanjang misalnya 100 cm cubic, pasti tekanan darah di jantung akan naik. Begitu pula sebaliknya, jika pembuluh darah balik yang terjepit, berarti darah yang ada di pipa darah tersebut tidak kembali lagi ke jantung dan tidak di cuci oleh liver, tidak ditambah oksigen, dan otomatis HBnya menjadi sangat rendah bahkan membeku dan mati. Bisa pula membusuk jika infeksi bagian tubuh kita akan kedinginan sehingga akan mengganggu sistem saraf.

bersambung….

One comment

Silahkan Berpendapat Gaes..