Tata Cara Wawancara Yang Baik dan Benar Bagi Pemula

Tata Cara Wawancara Yang Baik dan Benar Bagi Pemula
Panduan Wawancara Cerdas. KLIK GAMBAR INFO LEBIH LANJUT!

Baik dan Benar itu relatif ya. Sebenarnya gak ada patokan khusus tata cara dalam wawanara.

Boleh jadi kita udah mempersiapkan semuanya dengan baik, tapi di mata pewawancara biasa saja.

Karena setiap pewawancara mempunya latar belakang yang berbeda-beda.

Tapi secara umum, wawancara yang baik dan benar itu yang penting sopan.

Artinya sopan dalam berpakaian, berbicara, bersikap. Jangan terlalu dibuat buat juga, seorang pewawancara yang ahli udah khatam mana yang natural mana yang dibuat-buat.

Bingung kan? Apalagi bagi pemula yang baru pertama kali wawancara tentu saja deg-degan dan bingung mau gimana ntar wawancaranya.

Baca juga Jawaban Kelemahan Diri ketika Wawancara

Penampilan :

Pakian harus rapi dan sesuai formalitas.  Rapi dan formal tiap orang beda-beda ya, selera juga beda-beda.

Biasanya lho ya rok/celana hitam  (dari kain bukan dari jeans). Jangan pakai celana bahan levis, ntar dikira mau nongkrong 😀

Yang penting pakaiannya rapi, gak usah item putih juga gak apa-apa, kecuali dianjurkan untuk berpakaian hitam putih, apalagi kalau anda melamar dibagian kantoran, pakain hitam putih itu udah jadul, jangan pakai pakaian yang bahan kaos, kita ini mau melamar kerja, bukan mau senam pagi.

Pake juga sepatu yang tertutup, kan ada tho sepatu yang setengah terbuka. Nah sepatu yang desainnya ada blong-bolong, atau di bagian belakang sepatu ada bagian yang terbuka  itu juga  jangan dipakai. Karena ini dalam suasana formal, bukan forum santai.

Kalau cewek : rambut diikat ke belakang, kalau pakai jilbab, pakailah jilbab yang warna polos, tidak banyak coraknya. Jangan juga pakai jilbab tapi bajunya kaos dan ketat.

Make up tidak berlebihan, jangan menor. Ntar dikira cewek jadi-jadian 😀

hp/ponsel dimatikan/disilent. Gk lucu kan di tengah-tengah wawancara HP berdering kencang.

Pas interview :

1. Pertama masuk ruangan dengan tenang. Kalau pintu tertutup/agak tertutup ketuklah pintu pelan/yang penting terdengar. Jangan digedor yak, ini bukan grebek orang yang lagi selingkuh 😀

Setelah itu masuklah dengan langkah pelan tapi pasti,  jangan tergesa-gesa dan nafas ngos-ngosan, entar dikira habis dikejar-kejar satpol PP.

Setelah itu langsung berjabat tangan dan memperkenalkan diri, maksudnyaa menyebutkan nama. Jangan langsung menyebut TTL, hoby, tinggal dimana, visi misi #halah. Sabar, ntar juga ada waktunya.

2. Setelah itu jagan langsung duduk, tunggu sampe kita dipersilahkan duduk. Kebanyakan pemula langsung duduk aja mentang-mentang ada kursi nganggur. Tenang kok pewawancara/interviewer yang ngerti pastik langsung mempersilahkan duduk.

Gak mungkin dipersilahkan duduk sejam kemudian. Keburu kiamat gan!

3. Pas duduk harus tegak, tenang, dan kedua tangan ada di atas paha. Jangan duduk bersender di kursi. Ini bukan di rumah sambil ngopi, ini adalah test wawancara. Ingat yak 😀

4. Ketika di tanya, pandangan kita harus melihat ke mata orang yang menginterview kita. Ini yang banyak pemula gak ketahui. Kebanyak pandangan mereka merunduk. Ingat kalau kita melihat ke mata pewawancara itu artinya kita menghormati dan sopan.

Lha kalau merunduk itu namanya kita tidak menghargai pertanyaan yang diajukan oleh interviewer.

5. Tidak memotong pembicaraan pewawancara. Biarkan si pewawancara ngomong A-Z, ngomong apa kek dengerin aja. Malah enak kalau HRD nya yang banyak ngomong, kita tinggal dengerin aja ?

6. Jangan tegang dan gugup, karena itu akan mencerminkan kita tidak profesional #ciehh. Sebelum masuk ke ruangan diusahakan sering narik nafas dalam-dalam dan berlatih bersikap rileks. Anggap aja mudah, jangan menganggap ini masalah berat yang tidak ada ujung pangkalnya.

7. Jika sudah selesai jagan lupa ucapkan terima kasih dan berjabat tangan lagi.

Yang jelas sopan, tenang dan Tidak Nervous. Jawaban harus singkat, jawaban jangan memancing si pewawancara Ntuk bertanya lagi sehingga akan menimbulkan Polemik ( berbalas – pantun ).

Misalnya begini : Apa kegiatan saudara sekarang? Kalau dijawab saya di rumah aja pak, nah ini mancing pertanyaan lagi. Apa yang anda kerjakan di rumah? Bla bla bla gak kelar-kelar ntar.

Harusnya begini: Apa kegiatan saudara sekarang? Saya di rumah pak, bantu ibu dagang, dan sedang kursus komputer.

Berbicara menggunakan bahasa formal mungkin lebih terkesan sopan. Harusnya emang bahasa formal. Tapi untuk anak-anak sekarang mana ngerti bahasa formal??

Setidaknya tidak keluar bahasa alay waktu interview

Saat hari H wawancara, kondisi badan harus benar-benar Relaks dan Vit, malamnya tidur lebih awal, dan usahakan jangan telat sampai tempat wawancara. Karena kalau telat yang ada adalah kemrungsung, gerah, dan gak fokus.

sopan, tidak menantang pewawancara, jangan berdebat, jangan menjelekkan kantor/perusahaan sebelumnya, alasan yag rasional kenapa melamar kerja, tidak perlu muluk-muluk, jelaskan yang anda tau, tidak sotoy, jangan menanyakan soal gaji dulu.

Untuk lain-lain silahkan cari referensi dari sumber lain. Semakin banyak ilmu kita akan semakin banyak alternatif.

Maaf nulinsya acak-acakan. Ya saya emang sukanya nulis gak urut gan. Kalau nunggu urut bener, lha kapan nulisnya? Keburu gak mood, keburu kiamat.

Panduan Lolos Interview http://solehlutiana.com/lolosinterview/